Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 1447 H, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Masyarakat
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, bertindak sebagai inspektur upacara dalam Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Lapangan Baradaksa Polda Nusa Tenggara Barat, Senin (23/2/2026).
Apel siaga tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah NTB tetap kondusif selama bulan suci Ramadan.
Dalam amanatnya, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu menegaskan bahwa keamanan merupakan fondasi utama agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di NTB secara umum terpantau kondusif. Namun, memasuki bulan suci Ramadan, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan di berbagai titik rawan,” ujarnya.
Titik Rawan Jadi Perhatian
Menurutnya, ada sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan selama Ramadan, seperti pusat perbelanjaan, pasar tradisional, terminal, tempat ibadah, serta lokasi kegiatan masyarakat pada malam hari.
Ramadan merupakan bulan ibadah, bulan kedamaian, sekaligus momentum memperkuat nilai kebersamaan. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah tanpa rasa khawatir terhadap gangguan keamanan.
Beberapa potensi gangguan yang perlu diantisipasi antara lain:
- Balapan liar oleh remaja
- Penggunaan petasan berbahaya
- Peredaran minuman keras
- Penyalahgunaan narkoba
- Potensi konflik sosial
Gubernur menekankan bahwa seluruh potensi gangguan tersebut harus ditangani secara cepat, tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Stabilitas Harga Bahan Pokok
Selain aspek keamanan fisik, Miq Iqbal juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.
Menurutnya, momentum Ramadan tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menaikkan harga yang justru memberatkan masyarakat.
“Keamanan bukan hanya soal ketertiban di jalanan, tetapi juga memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan terjangkau,” tegasnya.
Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
Dalam apel siaga tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut tidak ada instansi yang bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan daerah.
Kolaborasi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan menjaga kondusivitas NTB selama Ramadan.
Peran Babinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta aparat kelurahan dan desa dinilai sangat strategis sebagai garda terdepan dalam melakukan deteksi dini serta menjaga ketertiban lingkungan.
“Kehadiran mereka di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga pengayom, mediator sosial, dan penguat kohesi sosial,” tutur Miq Iqbal.
Seluruh unsur tersebut diminta meningkatkan kepekaan terhadap potensi gangguan Kamtibmas, memperkuat komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Negara Hadir di Tengah Masyarakat
Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 1447 H ini, lanjut Gubernur, merupakan bukti komitmen bahwa negara hadir dalam setiap momentum penting masyarakat.
“Apel siaga ini menunjukkan bahwa negara hadir, menjaga masjid tetap khusyuk, jalanan tetap aman, ruang digital tetap aman, dan generasi muda terlindungi,” pesannya.
Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keamanan, baik secara fisik, moral, maupun sosial.
Kapolda NTB: Isi Ramadan dengan Kegiatan Positif
Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menjelaskan bahwa apel siaga ini bertujuan memastikan seluruh tempat ibadah, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, serta lokasi aktivitas remaja tetap aman selama Ramadan.
Ia juga berpesan kepada generasi muda agar memanfaatkan bulan suci dengan kegiatan yang positif dan produktif.
“Jangan balap liar, ganti dengan kegiatan keagamaan yang lebih produktif,” tegasnya.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi Kamtibmas di NTB tetap kondusif sehingga Ramadan 1447 Hijriah dapat dijalani dengan penuh kedamaian dan keberkahan.
Penulis: Red*
Editor: Tim Lombokepo

Posting Komentar