Strategi NTB Putus Rantai Stunting : Dari Meja Makan Hingga Program Desa Berdaya
Nusa Tenggara Barat (NTB) menorehkan capaian penting dalam peta kesehatan nasional. Di tengah tantangan banyak daerah menurunkan angka tengkes, NTB justru berhasil menekan prevalensi stunting hingga 13,39 % persen per Desember 2025. Angka ini bukan hanya berada di bawah rata-rata nasional sebesar 18,8 % persen, tetapi juga jauh melampaui target daerah yang sebelumnya ditetapkan sebesar 21,7 % persen. Capaian tersebut menempatkan NTB sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam penanganan stunting, sekaligus menjadi rujukan bagi wilayah lain, khususnya di Indonesia bagian timur. Namun pemerintah daerah menegaskan, capaian ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk menjaga konsistensi dan mencegah munculnya kasus baru. Dinamika Stunting Awal 2026 Memasuki Januari 2026, data by name by address menunjukkan adanya 1.890 kasus stunting baru atau sekitar 0,6 % persen dari total balita yang dipantau. Penambahan kasus ini banyak terjadi di daerah dengan jumlah penduduk besar seper...