BBPOM Mataram dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah Telusuri Laporan Roti Kukus Berulat pada Program MBG
LOMBOK TENGAH - Balai Besar POM di Mataram bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan temuan roti kukus berulat dalam distribusi pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penelusuran dilakukan di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi titik distribusi makanan program tersebut. Pemeriksaan difokuskan pada alur pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi pangan guna memastikan standar keamanan pangan terpenuhi.
Telusuri hingga ke UMKM Pemasok
Dari hasil pemeriksaan awal di SPPG, tim kemudian melakukan pengembangan ke pelaku UMKM yang menjadi pemasok roti kukus tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi sumber permasalahan sekaligus memastikan proses produksi memenuhi standar keamanan pangan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan UMKM tersebut belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Sertifikat ini merupakan syarat penting untuk menjamin proses produksi pangan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi.
Perlu Penguatan Pembinaan UMKM Pangan
Keterlibatan UMKM dalam penyediaan makanan program pemerintah dinilai sebagai langkah positif dalam mendorong ekonomi lokal. Namun demikian, implementasi standar higiene sanitasi dan sistem jaminan mutu pangan masih perlu diperkuat melalui pembinaan berkelanjutan.
Pengawasan yang konsisten dinilai penting untuk mencegah risiko keamanan pangan, khususnya pada program yang menyasar peserta didik.
BBPOM Imbau SPPG Perketat Pengawasan Pemasok
Sebagai langkah pencegahan, BBPOM Mataram mengimbau seluruh pengelola SPPG agar lebih selektif dalam memilih pemasok pangan.
Empat Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan SPPG
BBPOM Mataram memberikan beberapa rekomendasi penting:
- Memastikan UMKM pemasok telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
- Memastikan produk pangan olahan memiliki Nomor Izin Edar.
- Melakukan pemeriksaan kemasan, label, izin edar, masa kedaluwarsa, serta kondisi fisik produk sebelum distribusi.
- Melakukan kunjungan langsung ke lokasi produksi UMKM untuk memastikan penerapan standar higiene dan sanitasi.
Komitmen Pengawasan Keamanan Pangan Program MBG
BBPOM Mataram menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan pangan dalam program MBG memenuhi standar keamanan dan mutu.
Baca juga: Temuan Roti Berjamur di Program MBG Lombok Barat, BBPOM Mataram Hentikan Sementara Distribusi
Langkah ini penting agar program pemenuhan gizi dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan masyarakat, khususnya siswa sebagai penerima manfaat utama program.
Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo

Posting Komentar