Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Mataram

Daftar Isi
Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026 di Mataram

MATARAM – Panggung budaya dan spiritualitas masyarakat Hindu di Nusa Tenggara Barat kembali memukau ribuan pasang mata. Kapolda NTB, Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., hadir langsung untuk melepas sekaligus menyaksikan kemeriahan Parade Ogoh-ogoh yang diinisiasi oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB, Rabu (18/03/2026). Prosesi tahunan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Baca Berita Kapolda NTB terbaru lainnya:
Kapolda NTB Pimpin Langsung Patroli Rinjani Presisi

Cakranegara Lautan Manusia, 105 Ogoh-ogoh Guncang Jalan Pejanggik

Kawasan transisi budaya di depan Kantor Lurah Cakranegara Barat hingga Mayura mendadak menjadi lautan manusia. Sentral ekonomi Kota Mataram ini sengaja ditutup sementara demi memberikan ruang bagi 105 kreativitas seni Ogoh-ogoh yang diarak oleh ribuan pemuda Hindu Nursa Tenggara Barat.

Setiap kelompok Ogoh-ogoh disokong oleh sedikitnya 100 hingga 250 orang yang mengiringi dengan tabuhan gamelan khas Baleganjur. Kehadiran barisan pejabat tinggi dari Pemerintah Provinsi NTB, Pemkot Mataram, jajaran Korem 162/WB, Kodim 1606/Mataram, hingga Kapolresta Mataram mempertegas status kegiatan ini sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Pulau Lombok.

Apresiasi Kreativitas, Juri Tetapkan STT Banjar Negara Sakah Sebagai Juara I

Tidak sekadar diarak, mahakarya berbahan dasar bambu dan anyaman yang menyimbolkan kekuatan elemen negatif Bhuta Kala ini juga dilombakan demi memacu kreativitas Sekaa Teruna Teruni (STT) atau organisasi pemuda setempat. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Edy Murbowo secara simbolis menyerahkan piagam penghargaan kepada para pemenang.

Daftar Lengkap Pemenang Lomba Ogoh-ogoh Nyepi Saka 1948:

  • Juara I: STT Banjar Negara Sakah, Cakranegara
  • Juara II: STT Banjar Sasana Dharma Laksana, Turide
  • Juara III: STT Banjar Gajah Mada Pagesangan, Mataram

Polda NTB: Manifestasi Toleransi dan Penjaga Harmoni Peradaban

Di sela-sela acara, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, menegaskan bahwa pengamanan dan kehadiran jajaran kepolisian bukan sekadar tugas formalitas biasa. Ini adalah bentuk komitmen moril korps Bhayangkara untuk memastikan umat Hindu dapat menjalankan ritual keagamaan dengan khidmat dan nyaman.

“Parade ogoh-ogoh ini memiliki dimensi ganda yang sangat kuat; ada nilai spiritualitas murni bagi umat Hindu sekaligus menjadi etalase seni budaya yang mempersatukan. Ini adalah simbol hidup toleransi antarumat beragama di daerah kita,” tutur Mohammad Kholid.

Refleksi Indahnya Kerukunan Nyepi dan Idul Fitri di Bumi Sasambo

Menariknya, kemeriahan parade seni budaya menyambut Nyepi kali ini berdekatan dengan momentum sakral umat Muslim yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri. Karakteristik perayaan yang berdampingan ini menjadi bukti empiris betapa dewasanya masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam merawat keberagaman.

“Inilah miniatur kerukunan beragama terbaik yang kita miliki di NTB. Dua momentum besar keagamaan berjalan beriringan, saling menghormati, tanpa ada gesekan sedikit pun. Kondusivitas ini adalah aset berharga yang wajib kita jaga bersama,” tutup Kabid Humas.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat. Publisher: PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar

Inspektorat NTB 1 Muharram 1448 H