PHDI Mataram Susun Agenda 2026–2030
Pengurus PHDI Kota Mataram masa bakti 2026–2030 usai dikukuhkan di Sekber PHDI Provinsi NTB, Sabtu (7/3/2026). Foto: Lombokepo.
MATARAM, NTB – Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Mataram masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan di Sekretariat Bersama (Sekber) PHDI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (7/3/2026).
Pengukuhan dilakukan oleh Ketua PHDI Provinsi NTB, Ir. I Wayan Karioka, M.H., sebagai penanda dimulainya masa kepengurusan baru organisasi pembina umat Hindu di Kota Mataram.
Baca juga:108 Pemangku Gelar Doa Bersama
Pengurus baru akan menjalankan program kerja berdasarkan empat pilar utama yang dirumuskan dalam konsep Catur Dharma Bhakti sebagai arah pembinaan umat selama lima tahun ke depan.
Empat Pilar Catur Dharma Bhakti
1. Penguatan Intelektual dan Spiritual (Jana Dharma)
Program ini difokuskan pada peningkatan literasi keagamaan, digitalisasi data umat Hindu, pengembangan forum Dharma Tula, pelatihan kepemimpinan, serta penguatan pemahaman nilai dan filosofi ajaran Hindu bagi generasi muda.
2. Pemberdayaan Ekonomi Umat (Artha Dharma)
PHDI Kota Mataram akan mendorong pengembangan koperasi umat dan pendampingan UMKM agar pura tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
3. Konsolidasi Organisasi dan Administrasi (Niti Dharma)
Program ini mencakup penguatan tata kelola organisasi hingga tingkat kecamatan dan banjar, peningkatan pelayanan administrasi umat, serta dukungan pendampingan hukum dan pengelolaan rumah ibadah yang lebih tertib dan transparan.
4. Pelestarian Budaya dan Lingkungan (Palemahan Dharma)
PHDI Kota Mataram akan memperkuat pelestarian tradisi Hindu-Lombok sekaligus mengembangkan gerakan Pura Ramah Lingkungan melalui pengurangan penggunaan plastik dalam kegiatan keagamaan dan peningkatan kebersihan kawasan pura.
Baca juga:Dharmayatra PSN DKI Jakarta di Lombok Perkuat Harmoni Umat
Perkuat Pembinaan Umat dan Harmoni Sosial
Melalui empat pilar tersebut, kepengurusan PHDI Kota Mataram periode 2026–2030 diharapkan mampu memperkuat pembinaan umat Hindu, meningkatkan kualitas pelayanan organisasi, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural di Kota Mataram.
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media
Posting Komentar