Polda NTB Gelar Operasi Ketupat Rinjani 2026, 1.649 Personel Amankan Mudik Lebaran
![]() |
| Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo memimpin Apel Operasi Ketupat Rinjani 2026 di Mataram, Kamis (12/3/2026), untuk pengamanan mudik Lebaran. |
Polda NTB Gelar Operasi Ketupat Rinjani 2026
Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).
Di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), apel dilaksanakan di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB dan dipimpin langsung Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo.
Apel tersebut turut dihadiri Gubernur NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, jajaran kepala OPD Pemprov NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Kepala BNNP NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, Dandenpom Mataram, BMKG, Basarnas NTB, serta sejumlah instansi terkait lainnya.
Selain itu hadir pula perwakilan BUMN dan instansi strategis seperti PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelindo, PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, PT Pertamina Patra Niaga Area NTB, serta PT Jasa Raharja Cabang NTB.
Pengecekan Akhir Kesiapan Pengamanan Idul Fitri
Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo menjelaskan apel gelar pasukan ini merupakan tahap akhir pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pengamanan Lebaran.
Menurutnya, Operasi Ketupat Rinjani 2026 akan berlangsung selama 14 hari mulai 13 Maret 2026 pukul 00.00 WITA hingga 26 Maret 2026.
“Apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah NTB,” ujarnya.
Operasi Kemanusiaan dengan Tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pelayanan optimal kepada masyarakat.
Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan tagline:“Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Di NTB sendiri, pengamanan Lebaran dilaksanakan melalui sandi Operasi Ketupat Rinjani 2026 yang juga digelar seluruh Polres dan Polsek jajaran.
Ribuan Personel Gabungan Disiagakan
Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat Rinjani 2026 melibatkan:
Personel Polri
* 375 personel Polda NTB
* 1.274 personel Polres/Polresta jajaran
Dukungan lintas instansi
* TNI: 500 personel
* Basarnas: 116 personel
* Dinas Perhubungan: 1.259 personel
* BPBD: 126 personel
Kolaborasi ini bertujuan memastikan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Puluhan Pos Pengamanan Disiapkan
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda NTB juga mendirikan puluhan pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah.
Pos yang disiapkan meliputi:
Pos Pengamanan (Pos Pam)
* 18 pos di lokasi wisata
* Fasilitas publik
* Kawasan permukiman
* Kantor pemerintahan
* Tempat ibadah
* Bandara dan pelabuhan
Pos Pelayanan (Pos Yan)
* 10 pos pelayanan kesehatan
* Pelayanan kepolisian
* Berada di bandara, pelabuhan dan terminal
Pos Terpadu
* 7 pos gabungan lintas instansi
* Memberikan pelayanan terpadu bagi pemudik
“Seluruh pos ini tersebar di wilayah NTB untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran,” jelas Kapolda.
Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan Operasi
Kapolda menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat Rinjani 2026 sangat bergantung pada sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder.
Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja maksimal agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman.
“Sinergitas seluruh lembaga dan instansi sangat penting karena akan menentukan keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026,” tegasnya.
Polisi Siapkan Layanan Titip Kendaraan Gratis
Kapolda NTB juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar dapat menitipkan kendaraan di kantor polisi terdekat secara gratis.
Masyarakat cukup menunjukkan identitas diri serta surat kendaraan kepada petugas di:
Polres
Polsek
Polsubsektor
Layanan ini disiapkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik.
Penulis: Hadi *
Editor: Redaksi Lombokepo

Posting Komentar