Tabuh Islamic Fest 2026 Digelar di RuaRasa Lombok
SOSOK DI BALIK LAYAR: Aminatul Fadila, S.Sn., M.Ap., atau yang akrab disapa Dende Dilaa, saat memberikan keterangan terkait persiapan Tabuh Islamic Fest 2026 di RuaRasa Lombok Immersive Edupark. Selaku Project Manager, ia menargetkan festival ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda NTB. (Foto: Lombokepo)
LOMBOK, NTB - Tabuh Islamic Fest 2026 akan digelar pada 14–15 Maret 2026 di kawasan RuaRasa Lombok Immersive Edupark. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seni budaya Islami dengan total hadiah mencapai jutaan rupiah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Kata Seni Budaya yang berkolaborasi dengan RuaRasa Lombok sebagai lokasi pelaksanaan acara. Festival ini diharapkan menjadi ruang ekspresi seni budaya Islam sekaligus wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas melalui kegiatan positif.
Kolaborasi Lembaga Kata Seni Budaya dan RuaRasa
Dalam pelaksanaannya, M. A. Nur Kholis, S.R., S.Sn., M.Sn., bertindak sebagai Pimpinan Produksi KAJI CIPTA SENI dari Lembaga Kata Seni Budaya. Sementara itu, Aminatul Fadila, S.Sn., M.Ap., yang akrab disapa Dende Dilaa, dipercaya sebagai Project Manager kegiatan tersebut.
Menurut Dende Dilaa, festival ini dirancang untuk menghadirkan kegiatan seni Islami yang dapat diikuti berbagai kalangan.
Mengenal RuaRasa Lombok Immersive Edupark
Pemilihan RuaRasa Lombok Immersive Edupark sebagai lokasi festival bukan tanpa alasan. Destinasi ini dikenal sebagai ruang publik modern di Lombok yang memadukan konsep edukasi dengan teknologi immersive. Dengan suasana terbuka yang asri dan fasilitas interaktif, lokasi ini menawarkan pengalaman visual yang unik, menjadikannya latar belakang yang megah untuk sebuah festival seni budaya Islami yang sarat akan kreativitas.
Terbuka untuk Pelajar dan Masyarakat Umum
Festival ini terbuka bagi pelajar maupun masyarakat umum dengan format perlombaan berkelompok. Setiap tim dapat beranggotakan 5 hingga 15 orang peserta.
“Tabuh Islamic Fest ini menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menampilkan kreativitas dan semangat kebersamaan melalui seni bernuansa Islami,” ujar Dende Dilaa, Sabtu 14 Maret 2026.
Setiap Tim Mendapatkan Sertifikat
Selain berkesempatan memperebutkan hadiah jutaan rupiah, setiap tim yang mengikuti kegiatan ini juga akan mendapatkan sertifikat partisipasi dari panitia penyelenggara.
Puncak Acara Digelar Minggu Malam
Rangkaian kegiatan festival akan berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Maret 2026. Panitia menyebutkan bahwa puncak kegiatan akan berlangsung pada Minggu malam, 15 Maret 2026, dengan penampilan utama serta pengumuman para pemenang lomba.
Pendaftaran Dibuka untuk 150 Tim
Panitia membuka pendaftaran dengan kuota 150 tim dari berbagai daerah. Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui kontak panitia di 0878-5891-9183 (Dende Dilaa).
Melalui festival ini, penyelenggara berharap kegiatan seni budaya Islami dapat semakin berkembang sekaligus memperkuat pelestarian budaya di Lombok.
Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Posting Komentar