Apresiasi Internasional: Aktivis Jerman Datangi Polresta Mataram Usai Kasus Penganiayaan Anjing Terungkap

Daftar Isi

MATARAM – Keberhasilan Polresta Mataram dalam mengungkap kasus penganiayaan hewan yang sempat viral beberapa waktu lalu mendapat apresiasi internasional. Komunitas pecinta hewan asal luar negeri memberikan dukungan langsung atas gerak cepat kepolisian.

Perwakilan komunitas pecinta hewan asal Jerman, FAM For DOG, Mieke, mendatangi Unit Jatanras Satreskrim Polresta Mataram pada Sabtu (11/04/2026) untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung.

Apresiasi dari Jerman untuk Kinerja Jatanras Polresta Mataram

Dalam kunjungannya di ruang kerja Kanit Jatanras, Mieke memberikan pujian atas respon cepat kepolisian Mataram dalam menangani kasus kekerasan terhadap hewan.

“Saya atas nama pribadi dan komunitas FAM For DOG mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polresta Mataram yang telah merespon dengan cepat kasus penganiayaan hewan ini. Kami para pecinta hewan sangat berterima kasih,” ujar Mieke.

Ia berharap langkah tegas Polresta Mataram dapat menjadi *role model* atau contoh bagi aparat penegak hukum di daerah lain di Indonesia dalam menangani kasus serupa di masa mendatang.

Penjelasan Polisi Terkait Mekanisme Hukum dan Status Pelaku

Menanggapi apresiasi tersebut, Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP, melalui Kanit Jatanras Iptu Lalu Arfi Kusna Raharja, SH., menjelaskan bahwa proses hukum terus berjalan sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

Iptu Lalu Arfi memberikan penjelasan terbuka mengenai status penahanan pelaku:

  • Ancaman Hukuman: Karena ancaman hukumannya di bawah satu tahun, pelaku tidak dapat ditahan secara permanen selama proses penyidikan.
  • Wajib Lapor: Pelaku dikenakan kewajiban wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.
  • Status Kasus: Proses hukum tetap berjalan hingga berkas dinyatakan lengkap (P21) untuk dilimpahkan ke kejaksaan.

“Kami berterima kasih atas apresiasi internasional ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Iptu Lalu Arfi.

Sinergi Global untuk Perlindungan Hewan

Kunjungan aktivis internasional ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap kinerja Polresta Mataram. Kasus ini sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara aparat, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang berempati terhadap perlindungan hewan.


Baca juga:

Penulis: Hadi | lombokepo
Editor: Tim Redaksi lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar