BALE KITA Diluncurkan, Strategi Baru Pemprov NTB Naikkan Kelas 418 UMKM ke Pasar Global
MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus memperkuat daya saing produk unggulan daerah melalui konsep BALE KITA, sebuah ruang promosi UMKM berbasis kearifan lokal yang menggabungkan identitas budaya dengan strategi pemasaran modern untuk meningkatkan daya saing global.
Program ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemprov NTB dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui peningkatan kualitas produk, penguatan branding, kurasi produk, serta peningkatan pengalaman konsumen.
BALE KITA Jadi Rumah Bersama Produk Unggulan NTB
Kepala Balai Kemasan Promosi Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BKP3UD) Disperindag NTB, M. Achiyat Winata, mengatakan BALE KITA dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM untuk berkembang tanpa meninggalkan identitas lokal.
Menurutnya, BALE KITA bukan sekadar tempat display produk, tetapi ekosistem promosi yang dirancang secara profesional.
“BALE KITA dimaknai sebagai rumah bersama. Tempat pelaku UMKM berkreasi, berinovasi, terbuka terhadap pasar, namun tetap menjaga keaslian produk NTB,” ujarnya, (2/4/2026).
Ia menegaskan transformasi ini merupakan bagian dari penataan sistem promosi agar lebih adaptif terhadap perkembangan pasar.
Produk UMKM Akan Dikurasi Lebih Ketat
Melalui konsep ini, setiap produk yang masuk akan melalui proses seleksi dan kurasi yang lebih komprehensif, mulai dari aspek kualitas produk, legalitas usaha, standar kemasan, hingga kesiapan pasar.
Selain itu, pelaku UMKM juga akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan agar mampu memenuhi standar pemasaran modern.
“Produk yang masuk tidak hanya dipajang, tetapi dipersiapkan agar benar-benar siap bersaing,” jelasnya.
Story Value Jadi Kekuatan Produk Lokal
Salah satu strategi utama BALE KITA adalah memperkuat story value atau nilai cerita pada setiap produk UMKM.
Setiap produk nantinya akan dilengkapi narasi mengenai asal produk, proses pembuatan, hingga nilai budaya yang menjadi identitasnya.
Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus menciptakan koneksi emosional dengan konsumen.
“Yang kita jual bukan hanya barangnya, tetapi juga cerita, proses, dan identitas yang ada di balik produk tersebut,” tambahnya.
Dukung Event Internasional dan Promosi Digital
Pemprov NTB menargetkan BALE KITA segera diluncurkan untuk mendukung berbagai event nasional dan internasional, termasuk kegiatan sport tourism seperti Rinjani 100.
Konsep ini juga akan diperkuat melalui promosi digital, marketplace, serta kolaborasi lintas OPD untuk memperluas akses pasar.
Selain itu, penguatan promosi juga akan dilakukan melalui kemitraan dengan ritel modern serta penempatan titik promosi di lokasi strategis seperti bandara, kawasan wisata, dan pusat keramaian.
Ratusan UMKM dan Ribuan Produk Sudah Bergabung
Saat ini tercatat sebanyak 418 UMKM dengan lebih dari 5.700 produk telah masuk dalam ekosistem pemasaran produk unggulan NTB yang akan diperkuat melalui BALE KITA.
Pemprov NTB optimistis konsep ini akan menjadi pengungkit baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi produk lokal NTB di pasar nasional hingga internasional.
Dengan strategi promosi yang lebih terintegrasi, BALE KITA diharapkan mampu menjadi etalase utama produk unggulan NTB yang kompetitif, berkualitas, dan memiliki identitas kuat.
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo
Berita terkait:
- Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif
- NTB Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lewat Pembiayaan Syariah, Gubernur Iqbal Dorong Desa Wisata Naik Kelas
- Pertumbuhan Ekonomi NTB di Tahun Pertama Iqbal–Dinda: Dari Fase Koreksi Menuju Fondasi Transformasi

Posting Komentar