Gelar Muscab IX di Mataram, PPP Lombok Barat Fokus Formatur dan Targetkan Kenaikan Kursi di 2029

Daftar Isi
Ketua DPW PPP NTB Muzihir saat memberikan keterangan pers dalam Muscab IX PPP Lombok Barat di Mataram.

MATARAM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lombok Barat resmi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IX pada Sabtu, 18 April 2026. Agenda krusial ini dilaksanakan di kantor DPW PPP NTB, Jalan Majapahit Nomer 60, Kota Mataram, sebagai langkah strategis menentukan nakhoda baru partai untuk periode mendatang.

Kelanjutan Rangkaian Muscab PPP se-NTB

Ketua DPW PPP NTB, Drs. H. Muzihir, menjelaskan bahwa kegiatan di Lombok Barat ini merupakan rangkaian keempat dari total sepuluh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat yang harus melaksanakan konsolidasi organisasi. Sebelumnya, agenda serupa telah sukses digelar di Kota Mataram, Kabupaten Bima, dan Lombok Tengah.

Muzihir mengklarifikasi alasan pelaksanaan Muscab Lombok Barat yang dilakukan di kantor wilayah (DPW), bukan di wilayah kabupaten setempat. Menurutnya, hal ini murni karena efisiensi koordinasi.

"Ini Lombok Barat, besok hari Senin di Sumbawa, tergantung kota-kota. Cuma karena ini Lombok Barat dekat, saya minta disepakati di sini. Sebenarnya boleh saja dia di mana saja, tergantung pengurus DPC-nya. Cuma dia minta bisa enggak saya di DPW, saya bilang bisa saja," ujar Muzihir.

Pemilihan Formatur dan Agenda Strategis

Fokus utama Muscab IX ini adalah pemilihan tim formatur yang nantinya akan menyusun komposisi kepengurusan DPC PPP Lombok Barat untuk masa bakti selanjutnya. Tidak hanya soal orang, Muscab ini juga menggodok rencana kerja partai.

Agenda Musyawarah

Saat ditanya mengenai rincian kegiatan, Muzihir menegaskan bahwa seluruh aspek organisasi dibahas secara menyeluruh dalam forum ini.

"Agendanya ya pemilihan formatur. Sama program kerja? Ya semuanya. Namanya Musyawarah Cabang," tegasnya.

Terkait siapa saja figur yang akan maju mencalonkan diri, pihak DPW menyatakan bahwa semua masih dalam proses terbuka. "Nah, saya enggak tahu. Ini sedang berproses? Ya, mau dibarukan, membuka. Nanti aja kita lihat ya," tambahnya.

Target Politik: Menuju Papan Atas di 2029

Menatap Pemilu 2029, PPP Lombok Barat memiliki ambisi besar untuk meningkatkan representasi rakyat di kursi legislatif. H. Muzihir menekankan bahwa tren positif harus terus dijaga agar posisi tawar partai semakin kuat.

"Ya targetnya harus meningkat. Dari 5 bisa jadi 6 (kursi)," ungkap Muzihir mengenai target spesifik untuk DPC PPP Lombok Barat.

Secara lebih luas, DPW PPP NTB juga mematok target tinggi untuk level provinsi. PPP ingin memastikan diri sebagai salah satu partai pemenang di Nusa Tenggara Barat.

"Target? Ya mudah-mudahan kami hari ini memang besar, ya kalau jadi pemenang ya kedua, namanya kita punya target kan. Yang jelas, target tetap pimpinan minimal, tetap pimpinan DPR. Pokoknya papan atas lah."

Ketegasan Organisasi dan Ancaman PLT

Di tengah pelaksanaan Muscab, tersiar informasi adanya penolakan dari beberapa oknum DPC di kabupaten/kota lain. Menanggapi hal ini, Muzihir menjawab dengan nada tegas. Ia menyatakan bahwa dinamika tersebut tidak akan menghambat roda organisasi karena prosedur yang dijalankan saat ini sah secara hukum dan konstitusi partai.

"Nah itu kan orang, ya namanya orang sudah mati, kan dia sudah mati ya sudah dua periode tidak jadi apa-apa ya artinya kan sudah tidak berdaya dia yang ingin dia buat suasana keruh aja lah ya karena tidak ada dasarnya untuk dia tolak. Sudah jelas perintahnya kan? Sah dan legal, tidak ada dualisme," jelasnya.

Sanksi Bagi yang Menolak

DPW PPP NTB tidak akan membiarkan partai berjalan di tempat. Muzihir memberikan ultimatum bagi pengurus daerah yang belum atau menolak melaksanakan Muscab sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Yang menolak itu wajib di-PLT-kan. Untuk menjalankan, tak bisa kita mendengar dia enggak mau terus kita diamkan, enggak bisa. Jadi organisasi ini harus jalan, tidak boleh berhenti. Karena politik ini kalau berhenti ya sesaat saja kita bisa ketinggalan," tegas Muzihir.

Saat ini, terdata ada lima wilayah yang belum melaksanakan Muscab. Muzihir memberikan tenggat waktu hingga tanggal 20 April bagi daerah-daerah tersebut untuk segera berbenah.

"Ada lima yang belum Muscab. Bukan menolak ya, tapi belum Muscab. Begitu dia selesai waktunya tidak melaksanakan Muscab, ya sangat terpaksa kami PLT-kan. Karena tidak boleh partai ini stagnant, tidak boleh dia tidak bergerak, harus bergerak terus," pungkasnya menutup wawancara.

Hingga berita ini ditulis oleh Lombokepo, kegiatan Muscab IX DPC PPP Lombok Barat di kantor DPW PPP NTB tersebut masih berlangsung dengan agenda pembahasan internal partai.

Baca juga:

Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar