Rekrutmen Polri 2026 Dijamin Bersih, Polda NTB Tegaskan Tak Ada Calo!

Daftar Isi

MATARAM — Polda NTB memastikan pelaksanaan rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Seluruh tahapan seleksi dilakukan dengan prinsip BETAH untuk menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas tinggi.

Pemeriksaan kesehatan tahap 1 seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Biddokkes Polda NTB Mataram

“Kami memastikan seluruh tahapan rekrutmen dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Tidak ada celah bagi praktik kecurangan, percaloan, maupun bentuk pelanggaran lainnya,” tegas Kombes Pol I Dewa Made Adnyana, S.I.K., S.H., M.H., Karo SDM Polda NTB, Rabu (8/4/2026).

Prinsip BETAH Jadi Landasan Utama Rekrutmen Polri 2026

Kombes Pol I Dewa Made Adnyana menjelaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan anggota Polri di wilayah Polda NTB mengacu pada prinsip **BETAH** yang merupakan singkatan dari Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip ini menjadi pedoman utama agar setiap tahapan seleksi dapat berjalan secara objektif dan adil.

Pengawasan dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai unsur internal Polri maupun pengawas eksternal. Tujuannya adalah menjamin tidak ada celah untuk praktik tidak terpuji yang dapat merusak citra institusi dan mengkhianati harapan masyarakat.

Penting untuk diketahui: Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 hanya dibuka melalui satu jalur resmi yaitu jalur reguler. Tidak ada jalur khusus, jalur prestasi, maupun jalur lainnya di luar ketentuan yang telah ditetapkan secara resmi.

Imbauan Keras Jangan Percaya Calo

Karo SDM Polda NTB mengimbau kepada seluruh calon peserta dan orang tua untuk tidak mudah percaya dengan segala bentuk informasi atau tawaran yang menjanjikan kelulusan. Praktik percaloan dalam rekrutmen Polri sudah tidak ada tempatnya dan akan ditindak tegas jika ditemukan.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa tidak ada calo dalam rekrutmen Polri. Calon peserta diharapkan mengandalkan kemampuan sendiri, belajar dengan sungguh-sungguh, dan mengikuti semua tahapan seleksi dengan jujur dan disiplin,” tegasnya.

Mekanisme Pelaporan Penyimpangan

Untuk menjaga transparansi, Polda NTB membuka jalur pelaporan bagi masyarakat atau peserta yang menemukan adanya dugaan penyimpangan, kecurangan, atau tawaran percaloan. Pelaporan dapat dilakukan melalui:

  • Scan Barcode Divpropam Polri
  • Hotline Penerimaan Polda NTB via WhatsApp di nomor 0811-3800-1001

Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius dan profesional.

Komitmen Polri yang Presisi

Penegasan ini sejalan dengan arahan Asisten Sumber Daya Manusia (ASSDM) Kapolri Irjen Pol Anwar. Polri berkomitmen penuh melaksanakan rekrutmen yang berintegritas dan profesional guna menghasilkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung transformasi menuju Polri Presisi.

Kombes Pol I Dewa Made Adnyana menambahkan bahwa rekrutmen yang bersih dan transparan ini merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan proses yang adil, diharapkan lahir generasi baru anggota Polri yang kompeten, berintegritas, dan mampu melayani masyarakat dengan baik.

“Kami berharap seluruh calon peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan tenang, percaya diri, dan sepenuhnya mengandalkan kemampuan diri sendiri. Keberhasilan bukan ditentukan oleh siapa yang mengenal siapa, melainkan oleh seberapa siap dan berkualitas calon tersebut,” pungkasnya.

Dengan adanya komitmen kuat ini, Polda NTB berharap rekrutmen Polri 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan putra-putri terbaik NTB yang kelak akan menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Berita terkait:

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar