Aksi Peduli Lingkungan, Sahabat Polairud NTB Tanam Mangrove di Poto Tano

Daftar Isi
Kegiatan Sahabat Polairud NTB menanam mangrove dan membersihkan pantai di Poto Tano Sumbawa Barat.

SUMBAWA BARAT – Komunitas Sahabat Polairud NTB kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan dengan menggelar kegiatan penanaman mangrove dan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang melibatkan personel Kapal Polisi XXI-1003 Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir serta meningkatkan kesadaran lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aksi penanaman mangrove, tetapi juga pembersihan sampah di sepanjang garis pantai sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan laut dari ancaman pencemaran, khususnya sampah plastik.

Peran Mangrove Sangat Penting Bagi Ekosistem

Penanaman mangrove memiliki banyak manfaat ekologis, di antaranya mencegah abrasi, menjaga stabilitas garis pantai, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut. Selain itu, mangrove juga dikenal sebagai salah satu ekosistem yang mampu menyerap emisi karbon sehingga berperan dalam mitigasi perubahan iklim.

Kegiatan bersih pantai yang dilakukan secara gotong royong juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Komunitas Sahabat Polairud NTB merupakan komunitas binaan yang dibentuk pada 1 Desember 2025 untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan positif.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir,” ujarnya.

Komunitas Sahabat Polairud NTB Terus Berkembang

Menurutnya, saat ini Komunitas Sahabat Polairud NTB telah terbentuk di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat dan terus melakukan berbagai kegiatan sosial, termasuk kegiatan kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.

Keberadaan komunitas tersebut diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan laut sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah perairan.

Selain menjaga keamanan laut, pendekatan humanis melalui kegiatan sosial juga menjadi bagian dari strategi Polairud dalam membangun kepercayaan publik.

Mendorong Kesadaran Kolektif Masyarakat

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai serta meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai aset penting bagi generasi masa depan.

Lingkungan pesisir yang bersih dan terjaga tidak hanya memberikan dampak terhadap kelestarian alam, tetapi juga mendukung sektor pariwisata serta ekonomi masyarakat lokal.

Komunitas Sahabat Polairud NTB diharapkan terus konsisten melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan.


Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Baca juga:

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar