Kapolda NTB dan ABUJAPI Perkuat Sinergi Pengamanan Swakarsa
Kapolda NTB bersama Sekjen ABUJAPI Pusat saat audiensi membahas penguatan profesionalisme Satpam dan sinergitas pengamanan swakarsa di NTB.
Audiensi Bahas Profesionalisme Satpam dan Stabilitas Kamtibmas NTB
MATARAM, NTB – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dari Sekretaris Jenderal Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Pusat pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 12.30 WITA. Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Kapolda NTB dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam audiensi tersebut, Kapolda NTB didampingi sejumlah pejabat utama Polda NTB untuk membahas penguatan peran satuan pengamanan (Satpam) sebagai bagian dari pengamanan swakarsa di wilayah hukum NTB.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K., MM, menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan visi antara Polri dan badan usaha jasa pengamanan demi menjaga kondusivitas daerah.
“Hari ini Kapolda NTB menerima kunjungan dari Sekjen ABUJAPI dalam rangka mempererat silaturahmi dan koordinasi. Fokus utamanya adalah bagaimana kita terus meningkatkan profesionalisme anggota Satpam sebagai perpanjangan tangan Polri dalam fungsi pengamanan swakarsa,” ujar Kabid Humas.
NTB Dinilai Membutuhkan Sistem Pengamanan yang Adaptif
Menurut Kabid Humas, sinergitas antara kepolisian dan sektor pengamanan swasta menjadi semakin penting seiring berkembangnya dinamika keamanan di NTB, terutama karena daerah ini terus tumbuh sebagai destinasi wisata internasional dan pusat berbagai event nasional maupun global.
Baca juga berita Kapolda NTB:
Kapolda NTB & Polisi Federal Australia Perkuat Kerja Sama Cegah Eksploitasi Anak
Keberadaan personel Satpam dinilai memiliki peran vital dalam membantu menciptakan rasa aman di lingkungan kerja, objek vital, kawasan wisata, hingga pusat aktivitas masyarakat.
Fokus Pembahasan: Kompetensi Satpam hingga Legalitas BUJP
Dalam audiensi tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang menjadi fokus pembahasan antara Polda NTB dan ABUJAPI, di antaranya:
1. Peningkatan Kompetensi Satpam
Polda NTB menekankan pentingnya standarisasi pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi personel Satpam agar memiliki kompetensi yang profesional, disiplin, dan mampu menghadapi tantangan keamanan modern.
2. Penegasan Legalitas BUJP
Setiap Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) di NTB juga diingatkan untuk mematuhi seluruh regulasi dan administrasi yang berlaku sesuai Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.
3. Penguatan Kolaborasi Operasional
Selain itu, koordinasi operasional antara Polri dan perusahaan jasa pengamanan swasta juga menjadi perhatian utama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di objek vital dan kawasan strategis.
“Kapolda berharap ABUJAPI dapat terus membina perusahaan-perusahaan jasa pengamanan di bawah naungannya agar selalu sejalan dengan instruksi Polri. Keamanan wilayah bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kolektif yang salah satu pilar utamanya adalah rekan-rekan dari sektor pengamanan swasta,” tutup Kabid Humas.
Sinergitas Jadi Kunci Menjaga Stabilitas NTB
Baca juga berita Kapolda NTB:
Kapolda NTB Tekankan Transformasi Pemimpin Polri di Era Digital
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan pengamanan swakarsa akan terus didorong di NTB sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan daerah. Kolaborasi antara kepolisian dan sektor keamanan swasta diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi.
Penguatan pengamanan swakarsa dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung stabilitas investasi, pariwisata, dan keamanan masyarakat di NTB yang terus berkembang sebagai daerah tujuan internasional.
Penulis: Hadi | lombokepo
Editor: Tim Redaksi lombokepo
Posting Komentar