Menteri PKP Tinjau Rusun ASN NTB di Lombok Barat

Daftar Isi
Menteri PKP meninjau ruang pelayanan publik dan Rumah Susun ASN NTB di Lombok Barat

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) saat meninjau area pelayanan publik dan fasilitas Rumah Susun ASN NTB di Kecamatan Labuapi, Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

LOMBOK BARAT, NTB — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun ASN Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di Jalan TGH Faesal No.555, Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (19/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hunian vertikal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus meninjau pelayanan publik di lingkungan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Nusa Tenggara 1.

Dalam agenda tersebut, Menteri PKP didampingi jajaran kantor pusat Kementerian PKP serta Kepala BP3KP Nusa Tenggara 1 beserta jajaran. Menteri meninjau langsung fasilitas gedung, unit hunian, area pelayanan publik, hingga berdiskusi dengan ASN BP3KP NT 1 yang berkantor di kawasan rumah susun tersebut.

Rusun ASN NTB Dilengkapi Fasilitas Modern

Rumah Susun ASN NTB merupakan hunian vertikal modern dengan total delapan lantai dan memiliki 72 unit hunian yang diperkirakan mampu menampung hingga 216 orang. Rusun ini diperuntukkan bagi ASN Kementerian PUPR yang bertugas di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, khususnya pegawai yang berasal dari luar daerah.

Komposisi hunian terdiri atas 60 unit tipe 36, 10 unit tipe 45, serta dua unit khusus ramah difabel. Seluruh unit telah dilengkapi fasilitas furnitur lengkap atau fully furnished seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja, dan kursi sehingga siap langsung ditempati.

Selain itu, rumah susun ASN tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti lift, mushola, area outdoor, serta mengusung konsep green building untuk mendukung kenyamanan dan efisiensi lingkungan hunian.

Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Mudah

Menteri PKP menjelaskan bahwa pembangunan rumah susun ASN merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian yang layak, sehat, terjangkau, dan dekat dengan area kerja guna mendukung peningkatan kinerja pelayanan publik.

Rusun ASN NTB juga dikembangkan dengan konsep Mixed Use Development, di mana lantai 1 hingga lantai 3 difungsikan sebagai area perkantoran dan ruang serbaguna termasuk operasional BP3KP NT 1, sedangkan lantai 4 hingga lantai 8 digunakan sebagai area hunian ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP turut mengunjungi ruang pelayanan publik BP3KP NT 1 dan memberikan arahan terkait pentingnya akses layanan yang mudah bagi masyarakat.

“Ini ruang pelayanan ya, saran saya bisa ditempatkan di bawah di lantai 1 agar rakyat mendapatkan akses informasi yang mudah dan cepat,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan publik di lingkungan Kementerian PKP agar masyarakat memperoleh informasi dan solusi secara cepat serta tepat.

“Kita harus menguasai masalah dan kebijakan yang ada di masyarakat karena ketika rakyat bertanya dan menyampaikan pengaduan, kita bisa sampaikan dengan jelas agar rakyat terbantu,” kata Menteri PKP.

Kementerian PKP terus mendorong pembangunan hunian vertikal berkualitas bagi ASN sebagai bagian dari penguatan ekosistem pelayanan publik yang modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan tersedianya hunian yang representatif dan terintegrasi dengan fasilitas kerja, diharapkan ASN dapat bekerja lebih optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan publik di Nusa Tenggara Barat.

Penulis: Hadi | lombokepo
Editor: Tim Redaksi lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar

Info Redaksi: Lombokepo menerima kiriman artikel dan rilis berita kerja sama. Naskah akan dikurasi secara profesional oleh tim redaksi kami guna memenuhi standar kualitas konten digital dan kenyamanan pembaca. Hubungi redaksi untuk kemitraan publikasi.