Mandalika Street Food Festival Dorong UMKM dan Wisata Kuliner NTB

Daftar Isi
Pembukaan Mandalika Street Food Festival 2026 di The Mandalika, Lombok Tengah, untuk mendukung UMKM dan wisata kuliner NTB.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Ahmad Nur Aulia membuka Mandalika Street Food Festival 2026 di The Mandalika, Lombok Tengah, Jumat (10/7/2026). Festival ini menjadi ajang promosi kuliner lokal dan UMKM NTB.

LOMBOK TENGAH (Lombokepo) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mengembangkan sektor pariwisata yang terintegrasi dengan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan berbagai agenda berkualitas. Salah satunya adalah Mandalika Street Food Festival 2026 yang resmi dibuka Gubernur NTB melalui Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, di Area Bazaar Mandalika dan Kuta Lane, Kawasan The Mandalika, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Favehotel Langko Sajikan Street Food Tokyo

Festival yang berlangsung hingga 12 Juli 2026 ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia. Selain dikenal sebagai pusat sport tourism, kawasan tersebut juga terus didorong menjadi tujuan wisata kuliner, budaya, dan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia menegaskan bahwa festival tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas promosi sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan yang datang ke NTB.

"Mandalika Street Food Festival bukan sekadar ajang menikmati kuliner khas Lombok, tetapi menjadi ruang promosi bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk terbaiknya kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Inilah bentuk kolaborasi yang mampu menggerakkan sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif secara bersamaan," ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan pariwisata NTB tidak hanya bertumpu pada pesona alam, tetapi juga pada kekayaan budaya dan kuliner yang menjadi identitas daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penyelenggaraan berbagai event yang mampu memperpanjang masa tinggal wisatawan (length of stay), meningkatkan pengeluaran wisatawan, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi masyarakat.

Festival Hadirkan Puluhan Tenant Kuliner Lokal

Festival tahun ini menghadirkan 24 tenant kuliner dan restoran, 8 coffee shop dan roastery, serta 5 pelaku UMKM kriya dan wastra yang seluruhnya berasal dari Pulau Lombok. Beragam sajian khas NTB dapat dinikmati pengunjung, mulai dari Ayam Taliwang, Sate Rembiga, Sate Bulayak, Sate Tanjung, Nasi Balap, hingga aneka jajanan tradisional.

Selain berburu kuliner, pengunjung juga disuguhi berbagai kegiatan kreatif seperti Mandalika Arm Wrestling Competition, workshop dan fashion show wastra Lombok, live painting, face painting, mini games, hingga pertunjukan musik yang melibatkan komunitas dan seniman lokal. Rangkaian acara tersebut diharapkan semakin memperkuat daya tarik Mandalika sebagai destinasi wisata dengan pengalaman yang beragam.

QRIS dan Agenda Kreatif Lengkapi Festival

Panitia juga mendorong transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran QRIS di seluruh tenant. Langkah ini memudahkan transaksi sekaligus meningkatkan pemanfaatan pembayaran non-tunai oleh pelaku UMKM di sektor pariwisata.

Baca Juga: Bank NTB Syariah Perluas QRIS Cross Border di Rinjani

Penyelenggaraan Mandalika Street Food Festival menjadi bagian dari rangkaian agenda besar di Kawasan The Mandalika, termasuk Pocari Sweat Run Lombok 2026, yang diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi sektor pariwisata, perdagangan, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro di sekitar kawasan.

Melalui festival ini, Pemprov NTB berharap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus tumbuh serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat. Publisher: PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar