📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo

Pemprov NTB Gandeng UMM Kembangkan Potensi Desa dan Pariwisata

Daftar Isi
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan UMM bahas pemberdayaan berbasis potensi daerah

MATARAM (Lombokepo) — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung program pembangunan strategis di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda).

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi daerah.

Baca Juga: Wagub NTB Dorong Percepatan Peningkatan Kualitas Pelayanan

Kerja sama ini diarahkan pada pendampingan desa untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, hingga pengembangan sektor pariwisata berkualitas di NTB.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal yang didampingi Sekda NTB Abul Chair bersama jajaran pejabat Pemprov NTB dengan Wakil Rektor IV UMM Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., beserta sejumlah guru besar dan rombongan di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (26/8/2026).

Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal itu menyambut baik kerja sama dengan UMM. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengurai berbagai persoalan sosial melalui pendekatan ilmiah sekaligus aplikatif.

“Kami harap kerja sama ini akan terus dipertahankan. Karena kami yakin universitas akan memberikan dan memikirkan solusinya,” ungkap Miq Iqbal di hadapan para guru besar UMM.

Miq Iqbal menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di wilayah NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kehadiran berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) internasional belum sepenuhnya mampu mengatasi persoalan tersebut.

Ia menilai diperlukan investasi yang lebih terarah serta alokasi anggaran yang tepat sasaran hingga tingkat desa agar program pengentasan kemiskinan memberikan dampak yang lebih nyata.

Karena itu, Pemprov NTB menetapkan tiga prioritas pembangunan, yakni pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata berkualitas.

Sebagai langkah konkret, Miq Iqbal mengajak UMM menjadikan sejumlah wilayah di NTB sebagai laboratorium sosial. Salah satunya melalui proses rekonstruksi Desa Adat Sade di Lombok Tengah.

Menurutnya, pendampingan akademisi diharapkan dapat membantu mengembalikan pesona Desa Sade sekaligus mendorong masyarakat setempat memiliki kemandirian ekonomi dan sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai sebuah “super eksperimen sosial” yang diharapkan dapat menghasilkan model pemberdayaan yang bisa diterapkan di wilayah lainnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMM Muhamad Salis Yuniardi memaparkan sejumlah aspek yang akan menjadi fokus tindak lanjut kerja sama tersebut.

UMM, kata dia, membawa pengalaman dan praktik baik dari berbagai daerah yang dapat diadaptasi sesuai karakteristik dan kebutuhan NTB.

Beberapa bidang yang menjadi fokus antara lain:

Pendampingan Desa Berdaya

UMM akan mengoptimalkan potensi lokal melalui konsep desa berdampak sehingga program pemberdayaan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ketahanan Pangan dan Pertanian

UMM memiliki pengalaman dalam pengembangan padi organik, antara lain di Bondowoso dan Tabanan. Pengalaman tersebut dapat diadaptasi untuk mendukung penguatan sektor pertanian di NTB.

UMM juga memiliki pengalaman dalam penanganan stunting yang turut berkontribusi pada capaian penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga).

Perikanan dan Budidaya Udang

Kolaborasi juga membuka peluang pemanfaatan Center of Excellence (CoE) Kelas Profesional Udang milik UMM untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pengembangan sektor perikanan dan budidaya udang di NTB.

Pengembangan Pariwisata

Kerja sama juga diarahkan pada pemetaan potensi pariwisata berbasis masyarakat atau community-based tourism di sejumlah wilayah NTB.

Sebagai langkah awal, tim UMM akan melakukan survei dan pemetaan potensi serta kebutuhan di sejumlah wilayah prioritas. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, kerja sama Pemprov NTB dan UMM diharapkan tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat. Publisher: PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo