Sari Yuliati Salurkan PIP untuk Santri Ponpes NU Abhariyah

Daftar Isi
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada santri saat Wisuda Takhasus Pondok Pesantren NU Abhariyah di Lombok Barat.

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada santri pada rangkaian Wisuda Takhasus Pondok Pesantren NU Abhariyah di Lombok Barat, Selasa (4/8/2026).

LOMBOK BARAT (Lombokepo) – Wakil Ketua DPR RI Hj. Sari Yuliati menghadiri Wisuda Takhasus Santri Pondok Pesantren NU Abhariyah, Selasa (4/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, bantuan sanitasi, serta bantuan pembangunan pondok pesantren sebesar Rp100 juta.

Baca Juga: Kaderisasi Pemuda Berbasis Desa, Ansor NTB Siap Jadi Mitra Strategis Pemda

Dalam sambutannya, Sari Yuliati menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal untuk mengembangkan pengetahuan dan mengabdi kepada masyarakat.

"Wisuda hari ini bukanlah wisuda terakhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan awal dari perjalanan yang lebih panjang dalam mengembangkan pengetahuan dan mengabdi kepada masyarakat," ujarnya.

Ia juga membagikan pengalamannya yang masih menempuh pendidikan Doktor Hukum di Universitas Padjadjaran sebagai motivasi agar para santri terus belajar dan meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, serta wawasan.

Bantuan PIP dan KIP Kuliah untuk Santri

Sari Yuliati mengatakan pihaknya tidak ingin ada santri yang berhenti sekolah atau putus mondok karena keterbatasan biaya. Karena itu, ia terus mendorong penyaluran bantuan PIP dan KIP Kuliah bagi santri Ponpes NU Abhariyah.

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan keluarga besar Ponpes NU Abhariyah.

"Setiap saya ke Abhariyah, saya merasa seperti pulang ke rumah, bertemu Umi dan keluarga besar Abhariyah," katanya.

Selain bantuan pendidikan, Sari juga menyerahkan bantuan pembangunan pondok pesantren sebesar Rp100 juta serta bantuan program sanitasi.

Ia berharap para santri mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Ponpes Apresiasi Kepedulian Sari Yuliati

Pengasuh Ponpes NU Abhariyah, Ustadz Imam Kafali, mengapresiasi perhatian Sari Yuliati yang dinilainya konsisten mendukung dunia pendidikan pesantren.

Menurutnya, sejak 2019 bantuan PIP terus disalurkan kepada santri Ponpes NU Abhariyah sehingga membantu mencegah santri putus sekolah. Dukungan tersebut juga berlanjut melalui program KIP Kuliah bagi santri yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Sejak tahun 2019, Ibu Sari sudah menyalurkan bantuan untuk Abhariyah," ujarnya.

Selain itu, Sari juga memberikan dukungan berupa kendaraan operasional yang dimanfaatkan untuk kebutuhan pesantren dan pelayanan kepada masyarakat. Imam Kafali menilai berbagai bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Sari Yuliati terhadap pesantren dan masyarakat NTB.

Tahun ini, sebanyak 16 santri mengikuti Wisuda Takhasus setelah menyelesaikan pendidikan selama tujuh tahun di Ponpes NU Abhariyah.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat. Publisher: PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar