URC Puma Polda NTB Perketat Patroli Malam Minggu
MATARAM (Lombokepo) — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkatkan intensitas kegiatan kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pada Sabtu (22/8) malam, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB dikerahkan melaksanakan patroli strong point di sejumlah titik rawan di Kota Mataram dan sekitarnya.
Baca Juga: URC Puma Polda NTB Patroli Malam di Mataram
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan patroli tersebut difokuskan pada upaya pencegahan kejahatan jalanan atau 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta balap liar, tawuran remaja hingga potensi bentrok antarkelompok masyarakat.
"Kegiatan patroli strong point ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam minggu. Tim URC Puma menyisir lokasi-lokasi yang ditengarai rawan gangguan kamtibmas," ujar Kombes Pol Arisandi.
Patroli dipimpin langsung Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H. Kegiatan diawali dengan apel persiapan dan pemberian arahan teknis pada pukul 20.00 WITA di Lapangan Hitam Mapolda NTB.
Dengan menggunakan dua unit kendaraan operasional Puma, tim kemudian bergerak menyisir sejumlah kawasan strategis di Kota Mataram dan sekitarnya.
Beberapa rute yang menjadi sasaran pemantauan antara lain Jalan Terusan Bung Hatta (Jalan Baru Monjok) hingga Simpang Pasar Sayang-Sayang, Jalan TGH Faesal, Kelurahan Mandalika, Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah, serta Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan.
Selain melakukan pemantauan terhadap situasi wilayah, personel URC Puma juga mengedepankan pendekatan dialogis dan edukatif kepada masyarakat maupun kelompok pemuda yang ditemui sepanjang rute patroli.
"Selain memantau situasi, anggota di lapangan berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan," tambah Dirreskrimum.
Rangkaian patroli berakhir pada dini hari setelah personel melakukan konsolidasi di Mako Polda NTB. Pemantauan situasi juga terus dilakukan melalui jaringan komunikasi radio atau HT.
Hingga patroli berakhir, situasi di seluruh rute yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polda NTB menyatakan akan terus melakukan pemetaan (mapping) terhadap wilayah yang dinilai rawan kejahatan serta mengintensifkan kegiatan patroli serupa secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan masyarakat.
Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media
Posting Komentar