AI Multi-Agen Pangkas Waktu Kerja 5 Kali Lipat

Daftar Isi

SURABAYA (Lombokepo) – Penerapan Artificial Intelligence (AI) melalui sistem workflow multi-agen mulai digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. AIPreneur, yang dipimpin praktisi bisnis AI Freddie Kashawan, menyebut penerapan tersebut dapat memangkas pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar satu minggu menjadi 1-2 hari.

Freddie Kashawan mengatakan, tantangan perusahaan dalam mengadopsi AI bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga pemahaman mengenai alur kerja dan penerapannya sesuai kebutuhan bisnis.

Menurut dia, sebagian pemimpin perusahaan masih menggunakan AI sekadar mengikuti tren tanpa memahami bagaimana teknologi tersebut dapat diintegrasikan ke dalam proses kerja.

“Sekarang adalah zamannya teknologi AI, dan semua harus berubah ke sana. Kalau mereka tidak berubah, mereka bakal kalah,” kata Freddie.

Baca Juga: 90 Persen UMKM RI Belum Optimalkan AI untuk Bisnis

Melalui pendekatan Workflow AI dengan ekosistem multi-agen, AIPreneur menggabungkan konsultasi bisnis, perancangan sistem otomatisasi, serta pelatihan sumber daya manusia.

Penerapan metode tersebut sebelumnya dilakukan pada bisnis yang dimiliki Freddie, yakni Skinku dan Rave Tailor. Sistem AI digunakan untuk membantu berbagai aktivitas operasional di kedua bisnis tersebut.

AIPreneur kemudian menerapkan pendekatan serupa dalam pendampingan perusahaan berskala besar, termasuk salah satu perusahaan sekuritas di Indonesia yang memiliki sekitar 250 karyawan.

Dalam implementasinya, pekerjaan operasional yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar satu minggu disebut dapat diselesaikan dalam 1-2 hari dengan dukungan kolaborasi agen AI. Dampak penerapan sistem tersebut juga mulai terlihat selama proses pelatihan.

Selain efisiensi operasional, penerapan AI diarahkan untuk membantu perusahaan melakukan riset, mengidentifikasi peluang pasar, dan meningkatkan kemampuan pekerja dalam menggunakan teknologi.

Ke depan, AIPreneur menargetkan pelatihan AI bagi 1 juta pekerja di Indonesia. Perusahaan tersebut juga menargetkan penerapan workflow AI pada 10.000 UMKM dan pemilik bisnis.

Artikel ini disusun berdasarkan rilis yang didistribusikan melalui VRITIMES.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo adalah media online Nusa Tenggara Barat yang menyajikan berita terkini seputar NTB, pemerintahan, peristiwa, sosial, ekonomi, dan pendidikan. Diterbitkan oleh PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari