GPM HUT TVRI, Pangan Murah untuk Warga NTB

Daftar Isi
Gerakan Pangan Murah HUT TVRI ke-64 di halaman LPP TVRI NTB

MATARAM (Lombokepo) – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya pengendalian inflasi sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

GPM digelar di halaman LPP TVRI NTB, Mataram, Rabu (2/9/2026), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TVRI ke-64 dan HUT ke-33 Kota Mataram.

Baca Juga: Inflasi 4,03 Persen, Ekonomi NTB Tetap Tangguh

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, mengatakan GPM menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan pangan kepada masyarakat.

“Kerja sama dalam rangka HUT TVRI ini, kami hadir di sini dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat agar harga terjangkau, sekaligus dalam rangka pengendalian inflasi,” ujar Lalu Mirza.

Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga pangan. Karena itu, warga diimbau berbelanja secara bijak dan tidak membeli komoditas secara berlebihan, terutama bahan pangan yang menjadi penyumbang inflasi.

“Jangan menggebu-gebu membeli semua komoditas yang menjadi komoditas inflasi. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Lalu Mirza juga mengajak masyarakat menyesuaikan konsumsi dengan kebutuhan dan porsi masing-masing. Menurutnya, pola konsumsi yang bijak turut membantu menjaga keseimbangan pasokan pangan di daerah.

“Berbelanja dan mengonsumsi juga sesuai dengan takaran dan porsi, untuk kita selalu menjaga NTB sebagai daerah swasembada pangan di nasional,” ujarnya.

GPM tersebut diselenggarakan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB. Kegiatan ini melibatkan Perum Bulog, ID FOOD, Pelaku Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), pelaku usaha pertanian, distributor grosir di Kota Mataram, serta sejumlah mitra UMKM.

Lalu Mirza mengatakan Kota Mataram menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan GPM karena merupakan pusat jasa dan aktivitas perekonomian di NTB.

“Memang Kota Mataram, karena salah satu pusat jasa kemudian perekonomian yang tinggi, kami juga memberikan perhatian lebih,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan inflasi di NTB berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) masih menjadi perhatian pemerintah. Intervensi melalui GPM diharapkan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Mirza juga menyampaikan ucapan selamat HUT ke-64 TVRI serta HUT ke-33 Kota Mataram.

Sementara itu, Kepala LPP TVRI Stasiun NTB, Ina Djara, mengatakan pelaksanaan GPM tidak hanya menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, tetapi juga menjadi wujud syukur TVRI dalam memperingati hari ulang tahunnya.

Ia menyebut TVRI memperingati HUT ke-64 pada 24 Agustus 2026, sedangkan TVRI NTB memperingati HUT ke-19 pada 29 Agustus. Momentum tersebut kemudian dirangkai dengan peringatan HUT ke-33 Kota Mataram melalui kegiatan GPM.

“Jadi, tiga rangkaian syukuran ulang tahun ini kita rayakan bersama dalam Gerakan Pangan Murah hari ini, wujud syukur kita bersama,” ujar Ina.

Ia menegaskan, TVRI NTB akan terus mengambil peran dalam menyampaikan berbagai cerita mengenai kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah melalui slogan “Satu Layar Sejuta Cerita.”

Dalam pelaksanaan GPM kali ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau. TVRI NTB juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan mata secara gratis bagi warga yang datang berbelanja, serta menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Posting Komentar

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo