Pasar Mobil Baru Menguat, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mulai 3,33 Persen
JAKARTA (Lombokepo) – Pasar otomotif nasional menunjukkan momentum positif memasuki paruh kedua 2026. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat penjualan mobil secara ritel pada Agustus 2026 mencapai 83.422 unit, meningkat 7,7 persen dibandingkan Juli 2026 dan tumbuh 25,5 persen secara tahunan.
Capaian tersebut sekaligus menjadi penjualan ritel bulanan tertinggi sepanjang 2026. Penguatan juga terlihat pada distribusi kendaraan dari pabrikan ke jaringan dealer.
Baca Juga: ENSIA 2026 Dorong Inovasi Berkelanjutan
Penjualan wholesales pada Agustus 2026 mencapai 81.756 unit, naik 0,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 32,4 persen dibandingkan Agustus 2025.
Secara kumulatif, penjualan ritel sepanjang Januari–Agustus 2026 telah mencapai 594.984 unit, meningkat 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perkembangan tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap kendaraan baru masih memiliki ruang pertumbuhan di tengah pasar otomotif yang semakin beragam. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan model dan teknologi, mulai dari kendaraan konvensional hingga kendaraan elektrifikasi.
Kondisi tersebut membuat aspek pembiayaan menjadi salah satu pertimbangan ketika konsumen hendak memiliki mobil baru. Pemilihan tenor, besaran cicilan, serta kemampuan memenuhi kewajiban secara berkelanjutan perlu diperhitungkan sebelum mengambil keputusan.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan meningkatnya pilihan kendaraan di pasar memberikan lebih banyak alternatif bagi masyarakat untuk menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan masing-masing.
“Perkembangan pasar otomotif menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap mobil baru masih memiliki momentum yang positif. Namun, keputusan membeli kendaraan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Konsumen perlu melihat pembelian mobil secara menyeluruh, termasuk memiliki pilihan untuk mendapatkan skema pembiayaan yang sesuai dengan perencanaan keuangan,” ujar Dhani.
Sebagai bagian dari upaya memberikan pilihan pembiayaan, BRI Finance menyediakan fasilitas pembiayaan mobil baru dengan bunga mulai dari 3,33 persen flat per tahun dan pilihan tenor hingga lima tahun.
Menurut Dhani, fleksibilitas tenor dapat membantu konsumen menyesuaikan rencana pembayaran dengan kondisi keuangan masing-masing. Konsumen tetap perlu memperhitungkan keseluruhan biaya kepemilikan kendaraan, termasuk uang muka, cicilan, biaya operasional, perawatan, dan kebutuhan lainnya.
“Bagi kami, pembiayaan bukan sekadar bagaimana konsumen dapat memiliki kendaraan. Yang lebih penting adalah bagaimana pembiayaan tersebut dapat menjadi solusi yang terukur dan sesuai dengan kemampuan konsumen. Kami ingin memberikan pilihan pembiayaan yang kompetitif sekaligus mendorong konsumen mengambil keputusan secara bijak,” tutup Dhani.
Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Posting Komentar