BPD HIPMI NTB dan PLTU Jeranjang Jajaki Kolaborasi Biomassa Sekam Padi untuk Program Co-Firing
MATARAM – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Nusa Tenggara Barat (BPD HIPMI NTB) menjajaki peluang kerja sama pengembangan biomassa berbasis sekam padi bersama manajemen PLTU Jeranjang sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi ramah lingkungan di daerah.
Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026, di Camoris, Mataram. Fokus utama diskusi adalah peluang pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku biomassa untuk program co-firing atau pencampuran biomassa dengan batu bara dalam proses pembangkitan listrik.
Membangun Ekosistem Bisnis Biomassa Berbasis Kerakyatan
Ketua BPD HIPMI NTB, Ismed Fathurrahman Maula, mengatakan HIPMI siap mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem bisnis biomassa berbasis kerakyatan dengan melibatkan petani, penggilingan padi, hingga pelaku UMKM di NTB.
Menurutnya, potensi sekam padi di NTB selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal memiliki nilai ekonomi yang besar jika diolah menjadi bahan bakar biomassa.
Selain mendukung kebutuhan energi, pemanfaatan sekam padi juga dinilai mampu menciptakan rantai nilai ekonomi baru di sektor pertanian.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut berpotensi membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya daerah.
Dukungan PLTU Jeranjang untuk Pengurangan Emisi Karbon
Pihak manajemen PLTU Jeranjang menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Program co-firing biomassa sendiri merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengurangan emisi karbon serta mendorong penggunaan energi yang lebih berkelanjutan.
Dalam implementasinya, keberlanjutan pasokan bahan baku biomassa menjadi faktor penting dalam memastikan program tersebut berjalan optimal.
Karena itu, keterlibatan pelaku usaha daerah dinilai menjadi solusi strategis dalam membangun rantai pasok biomassa yang stabil dan berkelanjutan.
NTB Berpeluang Jadi Model Pengembangan Energi Biomassa
Melalui sinergi antara BPD HIPMI NTB dan PLTU Jeranjang, Nusa Tenggara Barat diharapkan dapat menjadi daerah percontohan dalam pengembangan biomassa berbasis potensi lokal.
Kolaborasi ini juga menunjukkan semakin besarnya peran pengusaha muda dalam mendukung agenda transisi energi nasional, sekaligus memperkuat kontribusi sektor swasta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah.
Jika ekosistem biomassa ini terbentuk, NTB tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi, tetapi juga berpotensi menciptakan model ekonomi baru yang menghubungkan sektor energi, pertanian, dan UMKM dalam satu rantai nilai yang terintegrasi.
Berita lainnya:
- Teknologi Adalah Kunci Jadikan NTB Lumbung Pangan Dunia Kembali
- Gubernur NTB: SPPG di Pesantren Kunci Kemandirian Ekonomi Umat
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo
Posting Komentar