Profil Suaeb Qury: Aktivis, Penulis dan Tokoh NTB

Daftar Isi
Suaeb Qury aktivis penulis dan tokoh NTB asal Dompu Nusa Tenggara Barat

LOMBOKEPO, MATARAM - Biografi Suaeb Qury adalah kisah inspiratif tentang perjuangan seorang anak pesisir yang tumbuh menjadi aktivis, penulis, dan tokoh publik di Nusa Tenggara Barat. Ia lahir di Desa Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, pada 11 Juni 1976. Dari wilayah pesisir Teluk Saleh itulah perjalanan panjang Suaeb Qury dimulai, menapaki jalan hidup dari lingkungan sederhana menuju ruang-ruang strategis pelayanan masyarakat dan organisasi.

Nama lengkapnya adalah Suaeb Qury, S.H.I., M.Ag. Ia merupakan anak pertama dari sebelas bersaudara. Posisi sebagai anak sulung membuatnya terbiasa memikul tanggung jawab sejak usia muda. Dalam keluarga sederhana, ia tumbuh dengan nilai kerja keras, kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat untuk terus belajar demi masa depan yang lebih baik.

"Saya lahir di Dompu," ujar Suaeb Qury, menegaskan kebanggaannya terhadap tanah kelahiran yang menjadi sumber inspirasi dalam perjalanan hidupnya. Bagi Suaeb Qury, Dompu bukan sekadar tempat lahir, tetapi ruang pembentukan karakter dan nilai perjuangan.

Sejak kecil, Suaeb Qury menyaksikan kehidupan masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada laut. Cuaca buruk, ombak besar, dan hasil tangkapan yang tidak menentu adalah bagian dari realitas sehari-hari. Dari kondisi itu ia belajar bahwa hidup membutuhkan keberanian, ketekunan, dan kesabaran. Nilai-nilai tersebut terus ia bawa hingga dewasa.

Masa Kecil dan Pendidikan Suaeb Qury

Perjalanan pendidikan Suaeb Qury dimulai di kampung halamannya. Ia bersekolah di SDN 1 Soro-Kempo dan lulus pada tahun 1989. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Kempo dan menyelesaikannya pada 1992. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMUN 1 Kempo dan lulus pada 1995.

Sejak masa sekolah, Suaeb Qury dikenal aktif, senang membaca, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. Ia tertarik pada persoalan sosial, keagamaan, dan kehidupan masyarakat sekitar. Guru-gurunya mengenal dirinya sebagai siswa yang tekun dan mudah bergaul.

Setelah lulus SMA, ia merantau ke Kota Mataram untuk melanjutkan kuliah di STAIN Mataram yang kini menjadi UIN Mataram. Ia mengambil Program Studi Ahwal Al Syakhshiyah atau Hukum Keluarga Islam dan berhasil menyelesaikan pendidikan pada tahun 2000.

"Kuliah di UIN Mataram menjadi bagian penting perjalanan saya," tutur Suaeb Qury. Masa kuliah memberinya pengalaman intelektual, memperluas jaringan pertemanan, dan membuka jalan menuju dunia aktivisme mahasiswa.

Tidak berhenti di sana, Suaeb Qury terus meningkatkan kapasitas diri. Pada 2021 ia mengikuti Sekolah Mediasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Kemudian pada 2025, ia menyelesaikan Magister Studi Islam di Institut Agama Islam Qomarul Huda (IAIQH) Bagu. Konsistensinya menunjukkan bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat.

Riwayat Pendidikan

  • SDN 1 Soro-Kempo (Lulus 1989)
  • SMPN 1 Kempo (Lulus 1992)
  • SMUN 1 Kempo (Lulus 1995)
  • STAIN Mataram / kini UIN Mataram, Hukum Keluarga Islam (Lulus 2000)
  • Sekolah Mediasi UGM Yogyakarta (2021)
  • Magister Studi Islam IAIQH Bagu (2025)

Aktivisme Mahasiswa dan Kepemimpinan

Dalam biografi Suaeb Qury, masa mahasiswa menjadi titik penting pembentukan kepemimpinan. Ia aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan mulai dikenal sebagai sosok komunikatif, visioner, dan berani menyampaikan gagasan.

Pada tahun 1997, ia dipercaya menjadi Ketua PMII Komisariat STAIN Mataram. Jabatan ini menjadi tonggak awal kiprahnya di dunia organisasi. Tahun 1999, ia menjabat Sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa, lalu menjadi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa periode 1999–2000.

Kepemimpinannya terus berkembang saat ia terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Kota Mataram pada 2000. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Bendahara III Pengurus Besar PMII Jakarta periode 2003–2007. Posisi nasional ini membuatnya berinteraksi dengan banyak tokoh muda Indonesia dan memperluas wawasan kebangsaan.

Riwayat Organisasi

  • Ketua PMII Komisariat STAIN Mataram (1997)
  • Sekretaris BEM (1999)
  • Ketua BEM (1999–2000)
  • Ketua PC PMII Kota Mataram (2000)
  • Bendahara III PB PMII Jakarta (2003–2007)
  • Ketua GP Ansor NTB (2010–2014)

Melalui organisasi, Suaeb Qury belajar bahwa perubahan membutuhkan kerja kolektif, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian mengambil tanggung jawab.

Karya Buku Suaeb Qury

Selain aktif di organisasi, Suaeb Qury dikenal sebagai penulis produktif. Ia banyak menulis buku dan artikel opini yang membahas demokrasi, pemerintahan, keislaman, kepemudaan, dan pembangunan daerah. Menurutnya, menulis adalah cara merawat gagasan dan meninggalkan jejak pemikiran.

Buku Suaeb Qury terbaru berjudul Microselebritas Muslim

"Karya buku terbaru berjudul Microselebritas Muslim," ungkap Suaeb Qury mengenai buku terbarunya yang terbit pada 2026.

Daftar Karya Buku

  • Fiqih Korupsi (2003)
  • Fiqih Anggaran (2003)
  • Kaum Muda Berdaya Saing (2010)
  • NW, TGB & PD: Catatan Refleksi dan Aksi (2011)
  • Hitam Putih Ansor Berkhidmad Bersama Ulama dan Umara (2013)
  • Reimajinasi Keindonesiaan dari NTB (2016)
  • Ahyar Abduh NTB Untuk Semua Tahun (2017)
  • Herman Efendi, Biografi Anak Brokenhome (2017)
  • Mataram Untuk Semua: 10 Tahun Kepemimpinan Ahyar-Mohan (2018)
  • Perda Inisiatif DPRD Provinsi NTB Pro Rakyat (2019)
  • Perda Inisiatif DPRD Provinsi NTB Pro Rakyat (2020)
  • Membumikan Literasi dari NTB Untuk Indonesia (2020)
  • Kiprah dan Perjuangan Tuan Guru Lopan (2022)
  • Qoutenews: Inspirasi untuk NTB Makmur Mendunia (2025)
  • Microselebritas Muslim (2026)

Produktivitas tersebut menjadikan Suaeb Qury sebagai salah satu penulis daerah yang konsisten menghadirkan karya berbasis realitas lokal namun bernilai nasional.

Kiprah di Ruang Publik

Pengalaman panjang di organisasi dan dunia intelektual membawa Suaeb Qury ke ruang pelayanan publik. Ia dipercaya menjadi Ketua Komisi Informasi (KI) NTB periode 2021–2025. Dalam jabatan ini, ia aktif mendorong keterbukaan informasi publik, transparansi badan publik, dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Tim Seleksi Anggota KPU Kabupaten/Kota di NTB pada 2024. Di lingkungan Nahdlatul Ulama, ia turut aktif sebagai Ketua LTN PWNU NTB dan Wakil Sekretaris PWNU NTB.

Menurut Suaeb Qury, informasi adalah hak masyarakat dan transparansi merupakan fondasi demokrasi modern.

Inspirasi Generasi Muda

Biografi Suaeb Qury membuktikan bahwa anak daerah dari pesisir pun mampu menorehkan jejak besar. Dengan pendidikan, kerja keras, keberanian berorganisasi, dan budaya literasi, seseorang dapat memberi pengaruh nyata bagi masyarakat.

Bagi generasi muda NTB, kisah Suaeb Qury memberi pesan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Asal-usul bukan hambatan, melainkan titik awal untuk melangkah lebih jauh.

Dari Desa Soro menuju ruang publik NTB, perjalanan Suaeb Qury adalah cerita tentang perjuangan, konsistensi, dan dedikasi tanpa henti. Ia menunjukkan bahwa perubahan besar sering lahir dari kerja tekun, ketulusan mengabdi, dan tekad untuk terus memberi manfaat bagi sesama.


Baca juga:


Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar

Info Redaksi: Lombokepo menerima kiriman artikel dan rilis berita kerja sama. Naskah akan dikurasi secara profesional oleh tim redaksi kami guna memenuhi standar kualitas konten digital dan kenyamanan pembaca. Hubungi redaksi untuk kemitraan publikasi.