Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman dan Ramah bagi Anak Rentan

Daftar Isi

MATARAM - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini mendorong pemerintah untuk menghadirkan solusi konkret dalam memperkuat pendidikan yang aman dan inklusif. Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya mencegah berbagai bentuk kekerasan, mulai dari perundungan, kekerasan fisik hingga seksual.

Sekolah Rakyat di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi bagian penting dalam penguatan sistem pendidikan bagi masyarakat miskin. Program ini tidak hanya fokus pada akses pendidikan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sekolah Rakyat sebagai Perlindungan dalam Pendidikan Anak Rentan

Pemerintah provinsi NTB melalui Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Ahmad Masyhuri, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata perlindungan negara dalam sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari kelompok rentan yang berada pada desil terbawah tingkat kesejahteraan.

Ahmad Masyhuri menjelaskan peran Sekolah Rakyat di NTB sebagai pendidikan aman dan ramah anak bagi kelompok rentan
"Sesungguhnya pembentukan sekolah rakyat ini adalah untuk melindungi anak-anak kita yang berada di garis terbawah kesejahteraan. Yang paling diutamakan itu desil 1 dan 2. Artinya mereka yang benar-benar tidak mampu," ujarnya saat ditemui, Selasa (14/4/2026).

Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menghadirkan ruang pemulihan bagi anak-anak dengan latar belakang sosial kompleks, termasuk korban trauma dan penelantaran.

Dalam sistem pendidikan di Sekolah Rakyat, anak-anak mendapatkan pendampingan psikolog sebagai bagian dari pendekatan holistik yang menggabungkan pembelajaran akademik dan pemulihan mental.

"Anak-anak seperti ini kita berikan tempat yang aman. Di sekolah rakyat ada psikolog yang mendampingi, jadi tidak hanya pendidikan formal, tapi juga pemulihan mental" katanya.

Pendidikan Berbasis Boarding School di Sekolah Rakyat

Konsep boarding school dalam Sekolah Rakyat menjadi strategi utama dalam memperkuat kualitas pendidikan. Dengan sistem berasrama, proses pembinaan karakter dan pengawasan siswa menjadi lebih optimal.

"Sekolah rakyat ini sangat aman. Karena berasrama, anak-anak terlindungi dari pengaruh luar, dan pengawasannya juga ketat."

Lingkungan pendidikan di Sekolah Rakyat dirancang untuk meminimalkan potensi kekerasan, sekaligus membangun kedisiplinan dan karakter siswa secara berkelanjutan.

Fasilitas Pendidikan Modern di Sekolah Rakyat

Dari sisi fasilitas, Sekolah Rakyat menghadirkan standar pendidikan yang tinggi. Seluruh kebutuhan siswa ditanggung negara, mulai dari biaya pendidikan, makan, tempat tinggal, hingga perangkat pembelajaran berbasis teknologi.

"Anak-anak sudah menggunakan komputer, belajar dengan media digital, bahkan papan tulisnya sudah elektronik. Fasilitasnya sangat baik."

Hal ini menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi solusi akses pendidikan, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran di era digital.

Penguatan SDM Pendidikan di Sekolah Rakyat

Dalam mendukung kualitas pendidikan, tenaga pendidik di Sekolah Rakyat direkrut melalui proses seleksi yang ketat oleh pemerintah pusat, dengan melibatkan tenaga lokal yang kompeten di bidang pendidikan.

"Guru dan tenaga pendidiknya banyak dari lokal, termasuk ASN dan tenaga P3K berlatar belakang pendidikan. Mereka juga mendapatkan pelatihan dari pusat" ucapnya.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat mampu menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sekolah Rakyat Perkuat Akses Pendidikan dan Perlindungan Anak

Seleksi siswa Sekolah Rakyat dilakukan secara ketat untuk memastikan program pendidikan ini tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan.

Ke depan, pemerintah juga akan memperkuat sistem pengawasan dalam pendidikan melalui pembentukan satgas pengaduan guna menjaga keamanan lingkungan Sekolah Rakyat.

"Kita akan bentuk satgas, siapkan nomor pengaduan agar masyarakat mudah melapor jika ada kasus. Ini bagian dari komitmen kita menjadikan sekolah benar-benar aman bagi anak" pungkasnya.

Baca juga:

Penulis: Hadi | lombokepo
Editor: Tim Redaksi lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar