Kloter 15 Tiba, Operasional Haji Embarkasi Lombok Musim 2026 Resmi Berakhir

Daftar Isi
Jemaah haji asal NTB saling berpelukan saat tiba di Asrama Haji Lombok usai menunaikan ibadah haji, menandai berakhirnya proses pemulangan jemaah melalui Embarkasi Lombok tahun 2026.

Jemaah haji Kloter 15 tiba di Asrama Haji Lombok dan disambut suasana haru keluarga serta sesama jemaah

MATARAM (Lombokepo) – Kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 menjadi penanda berakhirnya seluruh proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Embarkasi Lombok pada musim haji 2026.

Baca juga Haji NTB 2026:
393 Jemaah Haji Lombok Timur Tiba di NTB

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Nusa Tenggara Barat (Kemenhaj NTB), Lalu Muhamad Amin, menjelaskan bahwa Kloter 15 merupakan kloter gabungan yang berisi jemaah dari sejumlah daerah di NTB.

"Kloter 15 yang tergabung dari beberapa kabupaten, yaitu ada delapan kabupaten. Itu dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu. Jadi, kecuali KLU, Sumbawa, dan KSB," ujar Lalu Amin.

Kloter 15 Menutup Operasional Haji Embarkasi Lombok 2026

Ia menyebutkan jumlah jemaah yang kembali bersama kloter terakhir tersebut sekitar 365 orang. Dengan tibanya Kloter 15, seluruh rangkaian operasional Embarkasi dan Debarkasi Lombok pada penyelenggaraan haji tahun ini resmi selesai.

"Dengan kedatangan jemaah dari Kloter 15 ini, maka dari Embarkasi Lombok telah berakhir proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji yang jumlahnya 5.864 orang," kata Lalu Amin.

Seluruh Jemaah Telah Diserahkan ke Pemerintah Daerah

Menurut Lalu Amin, seluruh jemaah yang telah tiba di NTB terlebih dahulu diserahterimakan kepada pemerintah daerah masing-masing sebelum kembali berkumpul dengan keluarga.

"Dalam prosesi kedatangan jemaah haji kita pada pagi hari ini menandakan bahwa seluruh rangkaian penyelenggaraan haji Embarkasi Lombok telah berakhir dan semua sudah kembali diterima oleh keluarga masing-masing melalui perwakilan, diserahterimakan kepada pemerintah daerah dan kota masing-masing,” tuturnya.

Meski seluruh kloter telah kembali ke Indonesia, masih terdapat empat jemaah asal NTB yang menjalani perawatan di Arab Saudi. Salah satunya merupakan jemaah dari Kloter 15 yang belum bisa dipulangkan karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan untuk terbang.

“Kalau yang untuk saat ini satu orang, kemudian ada informasi sebelumnya itu ada juga tiga orang yang masih dirawat di sana,” ungkap Lalu Amin.

Pihak Kemenhaj NTB terus memantau perkembangan kesehatan para jemaah tersebut. Apabila kondisi mereka membaik dan memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan udara melalui skema tanazul bersama jemaah dari provinsi lain, pemerintah akan melakukan penjemputan saat mereka tiba di Jakarta.

Empat Jemaah Masih Dirawat, Total 12 Jemaah Wafat

Dalam kesempatan itu, Lalu Amin juga menyampaikan data jemaah haji NTB yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji. Hingga saat ini, jumlahnya tercatat 12 orang.

Sebanyak 11 jemaah wafat di Tanah Suci, sementara satu jemaah lainnya meninggal dunia di Tanah Air setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit rujukan.

“Untuk sampai saat ini bahwa diketahui jemaah haji kita yang meninggal tidak ada perubahan. Yang di Tanah Suci ada 11 orang, kemudian di Tanah Air yang sempat dirujuk di RSUP itu satu orang, jadi totalnya ada 12 orang,” jelasnya.

Penyelenggaraan Haji 2026 NTB Berjalan Lancar dan Terkendali

Lalu Amin memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses keberangkatan hingga pemulangan, berlangsung dengan baik tanpa kendala berarti. Mayoritas jemaah juga kembali ke daerah asal dalam kondisi sehat.

“Dari beberapa tahapan dalam proses penyelenggaraan sampai tahap fase pemulangan ini, semuanya berjalan lancar, semuanya aman, semuanya terkendali. Jemaah dapat kita pastikan tiba di tanah air dalam kondisi sehat dan dengan senyum bahagia,” katanya.

Ia berharap seluruh jemaah haji asal NTB yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci memperoleh predikat haji yang mabrur dan makbul.

“Insyaallah, semua jemaah haji kita mendapat predikat haji yang mabrur dan makbul,” tutup Lalu Amin.

Dengan tibanya Kloter 15 di Asrama Haji Lombok, seluruh rangkaian pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji NTB tahun 2026 melalui Embarkasi Lombok resmi berakhir. Sebanyak 5.864 jemaah telah kembali ke daerah asal masing-masing setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat. Publisher: PT. Digital Lombok Media.

Posting Komentar