Puma Jatanras Polda NTB Patroli Malam Cegah 3C

Daftar Isi
Tim URC Puma Jatanras Polda NTB melaksanakan patroli malam menyasar titik rawan 3C, tawuran dan balap liar di Kota Mataram dan Lombok Barat

MATARAM (Lombokepo) — Tim URC Puma Jatanras Ditreskrimum Polda NTB menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di Kota Mataram dan Lombok Barat. Patroli Strong Point digelar sejak Sabtu (29/8/2026) malam hingga Ahad (30/8/2026) dini hari.

Baca Juga: URC Puma Polda NTB Bekuk Residivis Curanmor di Mataram

Tim dipimpin Kanit Puma Jatanras AKP Agus Eka Artha S., S.H. menggunakan dua kendaraan URC Puma Jatanras. Sejumlah lokasi masuk dalam rute patroli, mulai Jalan Terusan Bung Hatta atau Jalan Baru Monjok, Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah, Jalan TGH Faesal hingga Kompleks BTN Pepabri.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M. mengatakan patroli menyasar lokasi yang dinilai rawan kejahatan 3C (curas, curat dan curanmor), tawuran, balap liar hingga potensi bentrok antarkelompok.

“Tim URC Puma Jatanras melaksanakan patroli Strong Point sebagai langkah pencegahan dan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.

Patroli dimulai pukul 20.00 Wita dengan apel persiapan di depan ruang URC Puma Jatanras. Personel mendapat arahan terkait cara bertindak serta titik sasaran sebelum bergerak ke lapangan.

Sekitar pukul 20.15 Wita, tim menyusuri Jalan Terusan Bung Hatta hingga Simpang Pasar Sayang-Sayang. Personel berdialog dengan warga sekaligus mengajak masyarakat ikut mencegah gangguan keamanan, termasuk aksi balap liar.

“Tim tidak hanya melakukan mobile patrol, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Warga diajak bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi jika melihat potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Kholid.

Saat patroli berlangsung, tim mendapat informasi kebakaran lahan di salah satu bukit di Dusun Loco, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, sekitar pukul 21.15 Wita. Personel langsung bergerak untuk mengecek lokasi.

Setiba di lokasi, api telah berhasil dipadamkan petugas Damkar Kabupaten Lombok Barat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi warga, api diduga muncul setelah seseorang menggunakan petasan untuk mengusir monyet. Percikan api kemudian mengenai rumput ilalang yang kering hingga memicu kebakaran.

“Tim menerima informasi kebakaran lahan saat patroli dan langsung bergerak mengecek lokasi. Setibanya di sana, api sudah dipadamkan Damkar. Tidak ada korban jiwa dan situasi di lokasi tetap aman,” tuturnya.

Patroli kemudian dilanjutkan sekitar pukul 22.00 Wita menuju Jalan TGH Faesal, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Personel memantau sejumlah titik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja untuk mengantisipasi tawuran maupun balap liar.

Sekitar pukul 23.00 Wita, tim bergerak menuju Kompleks Perumahan Geria Pagutan Indah. Patroli berlanjut ke Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Pagutan, sekitar pukul 00.00 Wita untuk memantau situasi pada jam rawan kejahatan 3C.

“Kegiatan Strong Point dilakukan secara mobile dengan menyasar titik-titik rawan. Personel juga memberikan imbauan dan pendekatan kepada kelompok masyarakat maupun pemuda agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Sekitar pukul 00.30 Wita, tim kembali ke Mako Polda NTB untuk konsolidasi. Personel juga tetap memantau perkembangan situasi kamtibmas melalui komunikasi radio.

Kombes Kholid menegaskan, patroli akan terus diarahkan pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan. Pemetaan titik rawan 3C dan tawuran serta monitoring situasi secara berkala menjadi bagian dari tindak lanjut kegiatan.

“Patroli ini akan terus dievaluasi dan diarahkan sesuai perkembangan situasi. Kami ingin kehadiran polisi bisa mencegah gangguan sebelum terjadi, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Kholid.

Penulis: Hadi
Editor: Redaksi Lombokepo
Penerbit: PT Digital Lombok Media

Posting Komentar

📢 IKLAN DI SINI

Jangkau ribuan pembaca setiap hari di Lombokepo