Menteri PKP Tinjau Rusunawa Bintaro NTB untuk Nelayan Mataram

Daftar Isi
Menteri PKP berdialog dengan penghuni Rusunawa Bintaro saat meninjau hunian nelayan di Kota Mataram NTB

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berdialog dengan penghuni saat meninjau kondisi Rusunawa Bintaro di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, NTB, Selasa (19/05/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan hunian layak, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat pesisir dan nelayan.

MATARAM, NTB – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Bintaro yang berlokasi di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/05/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian, fasilitas kawasan, serta kenyamanan masyarakat penghuni rusun yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP meninjau langsung kondisi unit hunian, fasilitas umum kawasan rusun, hingga kawasan pesisir yang menjadi lokasi utama aktivitas ekonomi warga penghuni rusunawa.

Rusunawa Bintaro Dilengkapi Fasilitas Lengkap

Rusunawa Bintaro memiliki kapasitas hunian berupa 1 twin block dengan bangunan 3 lantai yang terdiri atas 44 unit kamar tipe 36. Setiap unit dirancang ramah keluarga dan dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu dapur, serta satu kamar mandi.

Selain itu, seluruh unit hunian telah diserahkan dalam kondisi fully furnished atau dilengkapi dengan mebel dasar guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat sejak pertama kali menempati hunian.

Dengan biaya sewa sekitar Rp150.000 per bulan, Rusunawa Bintaro diharapkan menjadi solusi hunian layak, sehat, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya nelayan di kawasan pesisir Kota Mataram.

Menteri PKP Dialog dengan Penghuni Rusun

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga berdialog langsung dengan sejumlah penghuni rusun. Salah satunya adalah seorang warga yang berprofesi sebagai tukang urut sekaligus memiliki usaha warung kecil untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kepada warga tersebut, Menteri PKP menyampaikan harapannya agar hunian yang disediakan pemerintah dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.

“Semoga ibu berkah ya bu tinggal di sini, semoga bermanfaat dan selalu sehat-sehat,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP menegaskan bahwa pembangunan rumah susun bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki lingkungan hunian yang mendukung aktivitas ekonomi dan kualitas hidup yang lebih baik.

Menurutnya, lokasi Rusunawa Bintaro yang berada dekat kawasan pantai menjadi nilai penting karena memudahkan para nelayan untuk tetap menjalankan aktivitas mencari nafkah tanpa harus tinggal di kawasan permukiman yang tidak layak.

“Kementerian PKP terus berupaya menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Menteri PKP.

Menteri PKP menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas pembangunan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat pesisir serta nelayan, sehingga mereka dapat tinggal dengan aman, nyaman, dan tetap dekat dengan sumber mata pencaharian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Dirjen Perumahan Perdesaan Rinni D. Mawarti, Staf Khusus Menteri Kiki Sidabutar, Tim Menteri Edo Kondologit, Staf Khusus Menteri Daeng, Kepala BP3KP NT 1 beserta jajaran.

Penulis: Hadi | lombokepo
Editor: Tim Redaksi lombokepo

Lombokepo
Lombokepo Lombokepo – Media Online Nusa Tenggara Barat

Posting Komentar

Info Redaksi: Lombokepo menerima kiriman artikel dan rilis berita kerja sama. Naskah akan dikurasi secara profesional oleh tim redaksi kami guna memenuhi standar kualitas konten digital dan kenyamanan pembaca. Hubungi redaksi untuk kemitraan publikasi.