Sekda NTB Lepas 550 Pelari Road to Mataram Pocari Sweat
Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Abul Chair, bersiap mengibarkan bendera start untuk melepas 550 pelari dalam acara Road to Mataram menuju Pocari Sweat Run Lombok 2026, Minggu (31/5/2026).
MATARAM, NTB – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Abul Chair, secara resmi melepas 550 pelari (runners) yang berpartisipasi dalam ajang Road to Mataram, Minggu (31/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pemanasan menuju event utama Pocari Sweat Run Lombok 2026.
Para peserta mengikuti rute lari yang melintasi sejumlah ruas jalan utama Kota Mataram dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Pemprov NTB Dorong Produk Lokal Jadi Motor Utama Program MBG
Selain menjadi momentum untuk mengampanyekan gaya hidup sehat, agenda ini digelar untuk menyemarakkan salah satu ajang sport tourism terbesar di NTB. Tingginya antusiasme 550 peserta yang memadati rute lari menunjukkan bahwa olahraga lari semakin berkembang sebagai gaya hidup sehat sekaligus sarana membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Perkuat Posisi NTB sebagai Destinasi Sport Tourism
Dalam sambutannya, H. Abul Chair menyampaikan bahwa rentetan acara ini merupakan langkah strategis untuk mempertegas citra positif daerah di kancah nasional.
Pocari Sweat Run Lombok 2026 diproyeksikan menjadi salah satu ajang lari terbesar di Indonesia yang akan menarik ribuan peserta dari berbagai daerah serta memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata dan UMKM lokal.
“Melalui kegiatan ini, NTB terus memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan yang memadukan olahraga, pariwisata, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Abul Chair.
Ia juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungan penuh pada perhelatan puncak Pocari Sweat Run Lombok 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 mendatang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
“Event ini merupakan hajat besar bagi NTB. Karena itu, kita harus mendukung dan menyukseskannya bersama-sama,” tegas Sekda.
Antusiasme Pelari dan Dampak bagi Pariwisata
Dukungan penuh juga datang dari komunitas lari lokal. Suthan J. Iswara, salah satu peserta asal Kota Mataram, mengaku sangat senang bisa ikut ambil bagian. Baginya, ajang seperti ini tidak sekadar urusan membakar kalori.
“Alhamdulillah, saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Selain menyehatkan, juga bisa menambah relasi dan memperluas jaringan pertemanan dengan sesama pelari,” ungkap Suthan.
Destinasi MICE dan UMKM: Langkah Optimis NTB Membangun Pariwisata Berkelanjutan
Senada dengan Suthan, Muhammad Amrillah, peserta lainnya, menambahkan bahwa olahraga lari kini sudah bertransformasi menjadi kebutuhan harian yang sulit ditinggalkan.
“Saya memang menyukai olahraga lari dan cukup sering mengikuti berbagai event. Kalau tidak lari rasanya ada yang kurang,” ujarnya.
Kehadiran ratusan pelari dalam Road to Mataram menjadi sinyal positif tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari. Pemerintah Provinsi NTB berharap momentum ini tidak hanya memperkuat budaya hidup sehat, tetapi juga meningkatkan daya tarik daerah sebagai destinasi sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi lokal.
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo
Posting Komentar