BPOM Mataram dan Diskop NTB Perkuat Sinergi, Siapkan Bimtek Keamanan Obat dan Pangan untuk Koperasi Merah Putih
Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Pengawasan Produk di Koperasi
MATARAM – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi dalam meningkatkan pengelolaan serta keamanan produk obat dan pangan yang beredar di masyarakat.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui rencana penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi sumber daya manusia Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis dalam pengawasan sektor usaha berbasis koperasi.
Bimtek Sasar Pengurus Koperasi hingga Pendamping
Bimtek akan menyasar personel strategis Koperasi Merah Putih se-Pulau Lombok, meliputi pengurus inti koperasi, 116 Business Adviser (BA), serta 22 personel Project Management Office (PMO). Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Dinas Koperasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman komprehensif terkait keamanan dan mutu obat serta pangan, termasuk bahaya peredaran produk ilegal seperti obat palsu, kadaluarsa, dan produk tanpa izin edar.
Dorong Koperasi Jadi Garda Pengawasan Produk
Program ini merupakan tindak lanjut dari audiensi antara BBPOM di Mataram dan Dinas Koperasi UMKM NTB yang juga menginisiasi inovasi KOPRA PASTI (Koperasi Obat dan Pangan Aman, Produk Pasti Bermutu).
Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas koperasi dalam menjaga mutu produk yang beredar di masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, diharapkan seluruh unit usaha di bawah naungan Koperasi Merah Putih dapat beroperasi sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko peredaran produk Obat dan Pangan ilegal serta mendorong terciptanya ekosistem koperasi yang sehat, aman, dan terpercaya” ujarnya, Jumat (10/04/2026).
Ia menambahkan, melalui Bimtek ini diharapkan para pengurus dan pendamping koperasi mampu memahami risiko serta melakukan pengawasan secara aktif dan berkelanjutan.
Pelatihan Bertahap dan Libatkan Seluruh Wilayah NTB
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi UKM NTB, Baiq Ayu Juita Mayasari, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat relevan untuk mendukung penguatan kapasitas koperasi, khususnya yang bergerak di sektor kesehatan dan pangan.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan pelatihan dapat dilakukan secara bertahap agar menjangkau seluruh wilayah NTB.
“Kita bisa mulai dari Pulau Lombok terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke Pulau Sumbawa, sehingga seluruh koperasi mendapatkan kesempatan yang sama,” tambahnya.
Pelaksanaan Bimtek direncanakan berlangsung secara daring selama dua hari, dengan jadwal yang akan ditentukan setelah proses pendataan peserta selesai dilakukan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan Koperasi Merah Putih mampu menjadi garda terdepan dalam memastikan keamanan produk yang beredar, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dan menciptakan ekosistem koperasi yang sehat, aman, dan terpercaya.
Baca juga:
- BBPOM Mataram Edukasi Warga Narmada–Lingsar, Ingatkan Bahaya Obat, Kosmetik dan Makanan Ilegal
- BBPOM Mataram Dukung Kebijakan Nutri-Level untuk Konsumsi Pangan Sehat dan Kendalikan PTM
- BBPOM Mataram dan Pemkot Perketat Pengawasan Pangan Siap Saji Kekinian dan Pasar Tradisional
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Posting Komentar