Breaking News: Kebakaran Gedung SPPG di Mataram, Enam Unit Damkar Dikerahkan, Tidak Ada Korban Jiwa
MATARAM – Kebakaran terjadi di gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar setelah asap tebal terlihat mengepul dari lantai dua bangunan. Tidak lama kemudian, api terlihat dari salah satu ruangan di bagian atas gedung sehingga memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
Kebakaran Pertama Kali Diketahui Karyawan
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan yang hendak menunaikan salat Ashar di lantai dua gedung. Saat menuju ruangan, ia mencium bau gosong yang cukup menyengat.
Setelah dicek, ruangan tersebut ternyata sudah dipenuhi asap tebal. Menyadari situasi berbahaya, karyawan itu langsung berlari turun untuk memberi tahu rekan-rekannya.
Saat kejadian, sekitar 10 karyawan berada di lantai dasar gedung. Mereka langsung keluar menyelamatkan diri untuk menghindari risiko terjebak di dalam bangunan.
“Teman kami naik ke lantai dua untuk salat Ashar, tiba-tiba dia turun sambil berteriak kebakaran. Kami semua panik dan langsung berlarian keluar gedung,” ujar salah satu karyawan yang enggan menyebutkan nama.
Api Berhasil Dipadamkan dengan Cepat
Tidak lama setelah laporan diterima, petugas Pemadam Kebakaran Kota Mataram langsung tiba di lokasi dengan mengerahkan sekitar enam unit mobil pemadam kebakaran.
Saat petugas tiba, api diketahui sudah membesar di salah satu ruangan. Namun beruntung, api belum sempat menjalar ke seluruh bagian bangunan.
Petugas kemudian langsung melakukan pemadaman dan upaya lokalisir api agar tidak merambat ke ruangan lain maupun bangunan di sekitarnya.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Setelah itu petugas juga melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait. Kerugian material akibat kejadian tersebut juga masih dalam tahap pendataan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi perhatian warga sekitar yang sempat menyaksikan proses pemadaman.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan kerja maupun permukiman. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) menjadi langkah penting dalam mitigasi risiko kebakaran.
Selain itu, kesiapan prosedur evakuasi darurat juga dinilai penting agar setiap penghuni atau pekerja dapat menyelamatkan diri dengan cepat apabila terjadi situasi darurat.
Pihak berwenang diharapkan segera mengungkap penyebab kebakaran agar dapat menjadi bahan evaluasi serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca juga:
- Pemprov NTB Perketat Pengawasan SPPG, 763 Dapur MBG Wajib Penuhi Standar Higiene
- BBPOM Mataram dan Dinas Kesehatan Lombok Tengah Telusuri Laporan Roti Kukus Berulat pada Program MBG
- Gubernur NTB: SPPG di Pesantren Kunci Kemandirian Ekonomi Umat
Penulis: Hadi | Lombokepo
Editor: Tim Redaksi Lombokepo

Posting Komentar